Suara.com - Ada satu hal menarik yang mewarnai kemenangan telak 3-0 Real Madrid atas AS Roma, dalam laga matchday 1 Grup G Liga Champions 2018/2019 di Santiago Bernabeu, Kamis (20/9/2018) dini hari WIB. Adalah Keylor Navas yang mengawal gawang Real Madrid di laga ini, alih-alih Thibaut Courtois.
Pada bursa transfer musim panas 2018 lalu, Real Madrid mendatangkan Courtois dari Chelsea. Demi mendapatkan kiper internasional Belgia itu, Los Blancos rela merogoh kocek sebesar 35 juta pounds plus Mateo Kovacic.
Well, banyak pihak meyakini Courtois diproyeksikan sebagai kiper utama Real Madrid musim ini menggantikan Navas. Namun, sejauh ini Courtois justru beberapa kali menghiasi bangku cadangan Los Blancos.
Kebijakan Lopetegui untuk posisi kiper utama Real Madrid musim ini memang cukup aneh, bahkan bisa dibilang sulit ditebak.
Di dua laga awal Liga Spanyol 2018/2018, Lopetegui mempercayakan Navas sebagai starter. Namun, di dua laga terakhir, Courtois yang diplot tampil sejak menit awal.
Dan kini, di kompetisi Liga Champions, Lopetegui memilih sosok Navas untuk menghiasi starting eleven Real Madrid, sebagaimana Courtois hanya jadi penghangat bangku cadangan di matchday pembuka.
Well, Lopetegui pun buka suara mengenai keputusannya tersebut. "Saya mengatakan bahwa kami sudah membuat keputusan (soal Navas dan Courtois). Ada rotasi. Ada saatnya yang satu main, dan yang lainnya tidak. Ini bukan masalah besar," ujar Lopetegui seperti dimuat Marca.
"Saya mengatakan bahwa kami membuat keputusan yang benar dan keputusan itu terbayarkan dengan kemenangan," sambung eks pelatih FC Porto dan Timnas Spanyol tersebut.
Real Madrid sendiri menundukkan AS Roma dini hari tadi berkat tiga gol yang masing-masing dicetak Isco Alarcon di babak pertama, serta Gareth Bale dan Mariano Diaz di paruh kedua pertandingan.
Baca Juga: Cetak Gol Lawan AS Roma, Lopetegui Sanjung Mariano Diaz
Berkat kemenangan ini, Real Madrid kini menduduki puncak klasemen Grup G karena dalam laga lainnya di saat yang bersamaan, Viktoria Plzen dan CSKA Moskow berbagi satu poin setelah bermain imbang 2-2.
Berita Terkait
-
Performa Bellingham Bikin Supoter Timnas Inggris Geleng-geleng: Sukar Dipercaya!
-
Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026
-
Mesin Belgia Mulai Panas, Courtois Yakin Setan Merah Pulangkan Spanyol
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
Wanita yang Buat Kevin De Bruyne dan Courtois Tak Saling Sapa Lebih dari Satu Dekade
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
Krisis Global di Depan Mata, Generasi Muda Ini Kumpul Cari Solusi Lewat Jalur Diplomasi
-
Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah