Suara.com - Arsenal meraih kemenangan cukup meyakinkan di laga matchday 1 babak fase grup Liga Europa 2018/2019. Menerima lawatan klub Ukraina Vorskla di Emirates Stadium, Jumat (21/9/2018) dini hari WIB, Arsenal menang 4-2. Pierre Emerick-Aubameyang jadi aktor kemenangan The Gunners kali ini lewat sumbangan dua golnya.
Aubameyang sendiri sejatinya mengawali musim 2018/2019 ini dengan kurang meyakinkan. Tampil di lima pertandingan Liga Inggris, penyerang asal Gabon itu baru mencetak sebiji gol. Ini sangat kontras dengan enam bulan pertamanya bersama Arsenal, di mana ia tampil luar biasa dan moncer.
Dari 13 penampilan di paruh kedua musim lalu, setelah bergabung dengan Arsenal dari Borussia Dortmund pada bursa transfer Januari 2018, Aubameyang berhasil mencetak 10 gol plus empat assist.
Keraguan pun sempat muncul, ketika manajer Arsenal, Unai Emery, memplot Aubameyang sebagai starter di laga kontra Vorskla dini hari tadi, alih-alih Alexandre Lacazette yang tampil cukup tajam di awal musim ini.
Namun, keraguan itu akhirnya dibayar tuntas oleh Aubameyang dengan sumbangan dua golnya. Sanjungan pun sontak dilontarkan Emery untuk sang penyerang.
Emery meyakini jika penyerang berusia 29 tahun tersebut sudah kembali ke bentuk permainan terbaiknya dan siap mencetak gol demi gol musim ini.
"Kami butuh itu dari Aubameyang karena kami ingin bermain dengan penuh kepercayaan diri untuk beberapa pekan ke depan. Pemain dengan rasa pede yang tinggi. Ia penyerang top, insting golnya tak perlu diragukan lagi," ujarEmery, seperti dimuat ESPN.
"Saya pikir ia sudah kembali ke form terbaiknya dan siap mencetak banyak gol musim ini. Tentu saja kami ingin mereka mencetak gol. Para pemain bisa lebih pede usai bikin gol, seperti Aubameyang dan juga (Danny) Welbeck serta Mesut (Ozil)," sambung eks pelatih Valencia, Sevilla dan Paris Saint-Germain tersebut.
"Saya rasa banyak hal positif dari pertandingan hari ini. Kami pantas memenangi laga," tandasnya.
Baca Juga: Hasil Matchday 1 Liga Europa 2018/2019 Dini Hari Tadi
Berita Terkait
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Bukayo Saka Kembali Latihan, Timnas Inggris Siapkan untuk Fase Krusial Piala Dunia?
-
Aston Villa Tantang Indonesia All Stars di Stadion GBK Awal Agustus 2026
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil