Suara.com - Menghadapi Myanmar, Indonesia untuk sementara unggul telak. Dalam laga uji coba yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Rabu (10/10/2018), Indonesia memimpin dengan skor 3-0.
Tiga gol Indonesia dicetak oleh Alberto Goncalves di menit 19 dan Irfan Jaya di menit 25 dan 39.
Jalannya Pertandingan
Menjamu Myanmar dalam laga uji coba, Indonesia mengalami kesulitan membongkar pertahanan tim tamu di awal laga. Myanmar yang terlihat lebih nyaman memainkan bola beberapa kali melancarkan tekanan dan membahayakan gawang Indonesia.
Keluar dari tekanan, Indonesia mencoba menebar ancaman. Akan tetapi rapatnya barisan pertahanan tim tamu belum mampu ditembus.
Memasuki menit 19, Indonesia berhasil memecah kebuntuan. Berawal dari aksi Febri Hariyadi di sisi kiri pertahanan Myanmar, pemain Persib Bandung itu melepaskan umpan terukur ke mulut gawang Myanmar.
Alberto Goncalves yang dituju, langsung menyambar si kulit bundar dengan tandukkan keras dan mengubah skor menjadi 1-0.
Tak lama berselang, papan skor kembali berubah. Irfan Jaya berhasil menggandakan keunggulan Indonesia di menit 25.
Tertinggal dua gol, Myanmar mencoba membalas. Di menit 35, gawang Andritany nyaris kebobolan setelah pemain nomor punggung 16 lepas dari kawalan. Beruntung bagi Indonesia, sepakan pemain depan Myanmar itu masih melebar tipis di sisi kiri gawang Andritany.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-19 Tumbang, Indra Sjafri Sesalkan Hal Ini
Keasyikan menyerang, gawang Myanmar justru kembali bergetar di menit 39. Lewat serangan balik cepat, Goncalves yang menerima sodoran bola dari Irfan Jaya melewati dua pemain lawan sebelum melepaskan sepakan yang dimentahkan tiang gawang.
Bola liar jatuh ke kaki Irfan Jaya yang dengan penuh percaya diri melepaskan tendangan keras terarah ke sudut kanan gawang Myanmar. Skor 3-0 untuk keunggulan Indonesia bertahan hingga turun minum.
Susunan Pemain:
Indonesia: Andritany Ardhiyasa; I Putu Gede Juni Antara, Fachrudin Wahyudi, Ricky Fajrin, Alfath Faathier, Zulfiandi, Evan Dimas Darmono, Irfan Jaya, Febri Hariyadi, Stefano Lilipaly, Alberto Goncalves
Pelatih: Bima Sakti
Berita Terkait
-
Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
-
Boaz Solossa dan Bambang Pamungkas Lewat, Legenda Timnas Indonesia Lebih Akui Kehebatan Ole Romeny
-
Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
PSSI Beri Lampu Hijau! Persija Resmi Boleh Hadapi Persib di SUGBK 12 September
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
IRGC Bersumpah Balas Serangan AS di Pulau Larak yang Menewaskan Warga Iran
-
Buttonscarves hingga Benang Jarum Diserbu! Simak Kesuksesan Modinity Warehouse Sale 2026
-
Prabowo Tiba di Jombang, Dapat Sorban Putih dari Pengasuh Ponpes
-
HUT ke-55 Hero Supermarket, BRI Tebar Diskon Rp55 Ribu di Mall Taman Anggrek
-
Perbedaan Kulkas Mini Kompresor vs Termoelektrik, Mana yang Lebih Bagus?
-
4 Moisturizer Glad2Glow untuk Remaja, Mana yang Cocok untuk Kulitmu?
-
Hasil Muktamar ke-35 NU: Evaluasi Kopdes, Rakyat Bukan Objek Pasar
-
Sisi Gelap 2,6 Miliar Transaksi Video Commerce: UMKM Sejahtera atau Sekadar Capek?
-
Iran Rudal Pangkalan Militer AS di Yordania dan Selat Hormuz
-
Posko GRIB Jaya di Kedoya Terbakar Senin Dini Hari, Pengurus Ngaku Belum Terima Laporan