Suara.com - Cristiano Ronaldo dengan nilai transfer 100 juta euro, pindah dari Real Madrid ke Juventus, ternyata tidak banyak mempengaruhi La Liga dibandingkan empat tahun lalu. Hal ini diungkap Javier Tebas.
Presiden Timnas Spanyol itu melihat, berita hengkangnya penyabet penghargaan Ballon d'Or selama lima kali itu memutuskan mengambil tantangan baru di Italia, sempat menjadi besar.
Madrid pun berjuang menemukan kemolekan penyerang untuk mengisi ketidakhadiran Cristiano Ronaldo. Di sisi lain, saingan abadi CR7, Lionel Messi, dianggap tidak mampu memberikan tingkat konsistensi yang diharapkan Barcelona pada musim ini.
Meskipun begitu, Tebas bersikeras bahwa La Liga tidak merindukan Ronaldo, dalam arti olahraga atau pemasaran, dengan divisi masih membual nama superstar cukup untuk menjadikannya salah satu yang paling menarik.
Dia mengatakan kepada Daily Mail dikutip Goal, "Kami telah bekerja untuk membuat merek La Liga di atas salah satu pemain atau klub. Empat tahun lalu dia [Ronaldo] pergi akan mengkhawatirkan saya, dalam skala satu sampai sepuluh, saya akan mengatakan sembilan. Sekarang, dalam skala satu hingga sepuluh adalah empat atau bahkan tiga.”
Sementara itu, sebagai strategi untuk menghindari penjualan ikon global, Tebas mengakui bahwa dia ingin melihat pemain dan pelatih terbaik tampil di panggung Spanyol.
Dengan itu, ia berharap bahwa jalur karir masing-masing saingan Manchester saat ini Pep Guardiola dan Jose Mourinho satu hari membawa mereka menjauh dari City dan United dan kembali ke liga di mana mereka pernah bertengger di puncak.
“Saya ingin memiliki semua pemain terbaik dan semua manajer terbaik. Saya ingin memiliki Mourinho dan Guardiola, misalnya," kata Tebas.
Tebas tidak terlalu khawatir jika kesepakatan tersebut tidak dilakukan dalam waktu dekat, dengan La Liga sudah membuktikan bahwa mereka dapat bersaing dengan Liga Premier.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Absen Lawan Young Boys, Allegri: Justru Bagus
Dia menambahkan, “Jika kami mengikuti strategi Liga Premier, mereka belum memiliki Ballon d'Or sejak Michael Owen dan kini dia sudah menjadi Legenda. Dan mereka belum memiliki banyak pemain di FifPro 11 yang ideal, tetapi tetap menjadi liga yang menghasilkan pendapatan paling besar di dunia. Dan itu menunjukkan bahwa jika Anda memiliki merek yang dimiliki oleh Liga Premier, maka tidak perlu memiliki pemain terbaik untuk memiliki liga terbaik di dunia."
Messi dan Ronaldo sempat menyabet Ballon d'Or selama 10 tahun terakhir telah membuat Spanyol berada di atas secara global.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah
-
Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026
-
Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara
-
Bukan Sekadar Jago Debat, Ini Cara Mencetak Calon Diplomat dan Pemimpin Masa Depan Sejak Dini
-
Bulog Edukasi Masyarakat Kenali Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat
-
Lari Sambil Selamatkan Bumi, PLN Electric Run 2026 Punya Misi Pangkas 24 Ton Emisi Karbon
-
Menteri Ekraf Melihat Langsung Dapur Kreatif Industri Kecantikan di Malang
-
Kejagung Periksa Saksi Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Lima Mangkir dari Panggilan
-
Surat dari Pram: Kumpulan Surat untuk Sang Terkasih, Jenaka Aryadiningrat
-
Memahami Institusi Pendidikan di Era Digital, Jangan Hanya Percaya Hasil Pencarian