Suara.com - Zlatan Ibrahimovic menanggapi mengenai kondisi mantan pelatihnya di Inter Milan dan Manchester United, Jose Mourinho. Seperti diketahui, posisi Jose Mourinho mulai diragukan di MU lantaran rentetan hasi negatif yang diterima klub tersebut.
Namun, Zlatan Ibrahimovic sepertinya tak sependapat dengan segala kritikan yang mengarah kepada pelatih asal Portugal tersebut. Bahkan menurut Zlatan, kritikan yang diterima Mourinho bukan karena hasil di MU, tapi karena sikap pelatih 55 tahun tersebut.
"Semua orang mengkritik Mourinho dan saya pikir itu bukan karena hasilnya, itu karena karakter, karena caranya," kata Zlatan Ibrahimovic, seperti dikutip Football-Italia.
Zlatan Ibrahimovic dan Jose Mourinho memang selama ini memiliki hubungan yang harmonis. Pesepakbola 37 tahun itu juga merasa memiliki kemiripan dengan Mourinho.
"Saya melihat diri saya juga sedikit dalam situasi itu, kami memiliki kepercayaan diri kami, kami percaya pada hal-hal, kami mengatakan hal-hal tertentu. Dengan cara kami sendiri," sambung Zlatan Ibrahimovic, yang kini membela LA Galaxy.
"Tentu saja kita disalahkan, kita dikritik lebih ketika tidak berjalan baik. Tetapi ketika itu berjalan baik dan kita memenangkan kepuasan lebih besar daripada yang lain yang politis, berpikir mereka sempurna, dan ingin menjadi tidak ada masalah bagi media sehingga media tidak pernah menyerang mereka," tutur Zlatan Ibrahimovic.
Zlatan Ibrahimovic pun berharap Jose Mourinho terus melakukan apa yang harus ia lakukan. Serta tak mengubah karakternya seperti yang selama ini orang kenal.
"Mourinho hanya harus tetap menjadi dirinya sendiri, berdiri untuk apa yang dia lakukan. Dia ada di sana karena dia melakukannya dengan caranya sendiri, karena dia adalah siapa dia dan tidak berubah untuk siapa pun," katanya menandaskan.
"Saya persis sama, saya tidak berubah untuk siapa pun. Semua orang di luar sana yang menganggap mereka sempurna, mereka adalah masalah terbesar di luar sana."
Baca Juga: Liverpool Tanpa Keita Hadapi Tim Papan Bawah
Berita Terkait
-
Old Trafford Bocor Lagi saat MU Hajar Ipswich, Ada Apa dengan Stadion MU?
-
Legenda MU Ramal Arsenal Juara Lagi, Pertahanan The Gunners Disebut Jauh di Atas Rival
-
Skenario Real Madrid di Liga Champions 2026/2027: Arsenal dan Inter Milan Ujian Berat
-
Carlos Baleba Bisa Ubah Wajah Lini Tengah Manchester United, Solusi Kejar Gelar Premier League?
-
Dikontrak 5 Tahun Manchester United, Carlos Baleba Resmi Kenakan Nomor Keramat
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar