Suara.com - Bek Timnas Italia, Leonardo Bonucci meminta para fans untuk bisa membedakan membela kepentingan klub dan negara. Pernyataan itu sebagai respon atas cemooh yang diterimanya kala berseragam Timnas Italia.
Bonucci mendapat perlakuan tak menyenangkan kala memperkuat Tim Azzurri melawan Portugal, Sabtu (17/11/2018) lalu, dalam penyisihan Grup 3 Nations League yang berakhir imbang 0-0 di Stadion San Siro, Milan.
Dia mendapat cemooh oleh sebagian kecil fans Italia yang hadir. Cemoohan ini tak lepas dari kepindahannya ke Juventus pada musim ini setelah semusim membela AC Milan.
"Saya terganggu karena ketika Anda bermain untuk timnas, semua kepentingan dan urusan klub harus ditepikan," ucap Bonucci, dikutip dari Channel News Asia, Selasa (20/11/2018).
"Ketika saya mendapati diri saya dicemooh saat mengenakan kaus Juventus dan Milan, saya selalu menerimanya. Sayangnya, itu merupakan bagian dari sepakbola Italia dan budaya kami untuk datang ke stadion dan mengejek pemain-pemain untuk pilihan-pilihan yang mereka ambil," tuturnya.
"Saya tidak pernah membiarkan hal-hal seperti itu memengaruhi saya, bahkan ketika keluarga saya dibawa-bawa dalam masalah ini. Namun, ketika Anda membela negara Anda dan mewakili 60 juta orang, akan menjadi hal yang bagus untuk tidak mengejek mereka," pungkas Bonucci.
Leonardo Bonucci telah mencatatkan 84 penampilan bersama Timnas Italia sejak debutnya pada 2012, dan bermain di final Piala Eropa 2012, dimana Italia dikalahkan Spanyol.
Selanjutnya, Timnas Italia akan menjalani laga persahabatan melawan Amerika Serikat di Luminus Arena, Genk, Belgia, Selasa (20/11/2018).
Baca Juga: Ngeri! Pebalap Perempuan Ini Alami Kecelakaan Horor di Formula 3
Berita Terkait
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
Jelang Hidup Mati Lawan Galatasaray, Juventus Berada di Titik Terendah 15 Tahun
-
Perobek Gawang Juventus, Mergim Vojvoda: Saya Percaya Allah SWT, Anti Takhayul
-
Legenda Juventus: Saya Justru Senang Jika I Bianconeri Gagal di Liga Champions
-
AC Milan Keok Lawan Parma, Jarak Poin dengan Inter Milan Kini Semakin Lebar dan Menjauh
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan