Suara.com - PSM Makassar meraih hasil mengecewakan di pekan ke-33 Liga 1 2018. Bertandang ke Stadion PTIK, Jakarta yang merupakan markas Bhayangkara FC, Senin (3/12/2018) malam WIB, PSM ditahan imbang tanpa gol.
Dengan hasil seri yang dipetik PSM, perburuan gelar juara kompetisi Liga 1 2018 pun kian panas. PSM kini harus merelakan puncak klasemen sementara diambil Persija Jakarta selepas pekan ke-33.
Persija kini ada di puncak klasemen dengan poin 59 dari 33 pertandingan yang telah dijalani. Sementara itu, PSM ada di posisi kedua dengan poin 58, juga dari 33 laga.
Kedua tim pun dipastikan akan tampil habis-habisan di pekan pamungkas nanti, meski peluang terbesar untuk menjadi juara tentu ada di tangan Persija.
Sebagai informasi, baik Persija maupun PSM sama-sama akan menjalani laga kandang pada pekan ke-34 nanti. Persija akan menjamu Mitra Kukar, sementara PSM akan menerima lawatan PSMS Medan.
Jalannya Pertandingan
10 menit awal babak pertama, PSM lebih mendominasi serangan meski tampil sebagai tim tamu. PSM terus mengurung pertahanan tuan rumah dari kedua sisi serangan.
Menit 15, serangan ciamik Bhayangkara FC berhasil dipatahkan secara gemilang oleh bek PSM, Hendra Wijaya.
Kedua tim saling jual beli serangan setelah itu. Namun, baik Bhayangkara FC dan PSM sama-sama masih menemui kebuntuan.
Baca Juga: Cetak Gol Kemenangan Liverpool di Derby Merseyside, Ini Komentar Origi
Menit 30, PSM hadir mengancam. Sandro berhasil menguasai umpan Marc Klok tepat di luar kotak penalti, dan berputar arah mengecoh dua pemain sekaligus. Sayang, tembakan Sandro masih melebar dari sasaran
10 menit berselang, sepakan bebas Klok berhasil melewati pagar betis, tetapi arahnya masih melebar tipis dari sasaran.
Hingga turun minum, skor kacamata alias 0-0 tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, kedua tim langsung memainkan serangan cepat. Bhayangkara FC terlihat lebih mengandalkan bola-bola lambung, sedangkan PSM Makassar dengan umpan-umpan terobosan dari tengah.
Masuknya Herman Dzumafo di menit 64 menggantikan Vendri Mofu cukup memberikan perubahan positifbagi serangan Bhayangkara FC. Beberapa kali striker naturalisasi itu mampu merepotkan barisan belakang PSM.
Meski begitu, PSM juga kerap mengancam, terutama via Zulham Zamrun. Tetapi, kedua tim masih terus buntu.
Berita Terkait
-
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana