Suara.com - Winger Bayern Munich, Arjen Robben terang-terangan mengakui hasratnya bermain untuk Manchester United. Namun Robben ternyata menyimpan keinginan ini pada masa lalu, bukan saat ini.
Robben memiliki keinginan untuk memperkuat Man United pada 2004 silam setelah musim yang sukses bersama PSV Eindhoven. Sayang, impian sang winger kala itu harus buyar setelah tak ada tawaran yang konkret dari kubu Setan Merah.
Setelah dua musim yang sukses bersama PSV, yakni pada periode 2002-2004 dengan raihan satu gelar juara Eredivisie, Robben pun jadi incaran banyak klub papan atas Eropa kala itu.
Pada musim panas 2004, dua klub top Inggris pun berhasrat mendapatkan servis Robben. Dua klub itu adalah Manchester United dan Chelsea.
Menurut Robben, kubu Man United lebih dulu menjalin kontak dengannya. Bahkan, dia sudah menyambangi markas latihan Setan Merah dan berjumpa Sir Alex Ferguson kala itu. Namun, pada akhirnya winger yang kini berusia 34 tahun itu justru memilih pindah ke Chelsea.
Kronologis singkatnya, setelah berjumpa Sir Alex di Manchester, Robben kemudian kembali ke PSV. Setelah itu, dia menanti kabar dari pihak Man United.
Namun, kabar tersebut tak kunjung datang. Chelsea yang saat itu baru disebut Jose Mourinho pun kemudian datang dengan tawaran yang lebih jelas, yang lantas diterima sang pemain.
"Saya melakukan percakapan yang baik dengan Fergie saat makam malam di Manchester," ucap Robben dalam wawancara dengan FourFourTwo.
"Tapi, setelah kembali ke PSV, tidak ada yang terjadi. Tidak ada kontak dan kesepakatan yang terjadi. Pada waktu itu, PSV juga bernegosiasi dengan Chelsea. Jadi, apakah Chelsea menawarkan uang lebih banyak? Saya tidak tahu," terangnya.
Baca Juga: Mohamed Salah Menangi Puskas Award, Gareth Bale Baper
"Saya bernegosiasi denkgan Chelsea dan saya senang dengan rencana mereka. Semua dilakukan dengan cepat. Seandainya Man United memberikan tawaran setelah kami berjumpa, saya akan pindah ke sana. Kala itu memang saya menyimpan keinginan bermain untuk mereka, Man United adalah klub besar. Tapi itu tidak terjadi dan saya tidak menyesal," jelas Robben.
Bergabung pada 2004, Robben membela panji Chelsea selama tiga musim. Mantan kapten Timnas Belanda itu kemudian pindah ke Real Madrid pada 2007. Dua musim berselang, Robben pindah ke Bayern dan masih memperkuat The Bavarians hingga kini.
Hanya saja, kebersamaan Robben dengan Bayern bakal segera usai. Robben telah mengonfirmasi jika musim ini adalah musim pamungkasnya bersama Bayern.
"Saya sudah menjalani 10 tahun yang indah. Tapi, sudah waktunya bagi saya untuk pindah. Ini adalah musim terakhir saya bersama Bayern," ujar Robben baru-baru ini.
Berita Terkait
-
Duel Chelsea vs AC Milan di Stadion GBK Bakal Dipenuhi Pemain Bintang
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
-
Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi
-
Dibuang Xabi Alonso, Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA