Suara.com - PSSI melalui Komite Disiplin (Komdis) akan memanggil sejumlah pemilik akun media sosial pada pekan ini. Pemanggilan terkait dugaan pengaturan skor yang diketahui dan disampaikan di media sosial.
Mereka akan dipanggil oleh Komdis PSSI pada tanggal 29-30 Desember 2018 di Rasuna Office Park, Kuningan, Jakarta.
Pemanggilan tersebut sebagai upaya PSSI untuk menggali informasi dan menindaklanjuti penyelesaian segala macam praktek tindakan dugaan match fixing tersebut.
Dari keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Kamis (27/12/2018), pemilik akun-akun yang dipanggil pun beraneka ragam dari Instagram, YouTube, dan Twitter.
Beberapa akun yang cukup terkenal di dunia media sosial yang tentu ada hubungannya dengan sepakbola banyak dipanggil oleh PSSI.
Sebut saja @pengamatsepakbola, @garudarevolution, @timnas.indonesia, @footballnesia, @siorangdalam, @pakarbolaindonesia, @lingkar.garuda, @kepoball, dan masih banyak lagi.
Kehadiran pemilik akun medsos tersebut diharapkan PSSI dapat membantu untuk menginformasikan berbagai info terkait pengaturan skor pertandingan.
Mereka diharapkan juga bisa menyertakan bukti-bukti yang akurat dan jelas saat memenuhi panggilan Komdis PSSI.
Berikut daftar akun sosial media dipanggil Komdis PSSI, sesuai rilis yang diterima suara.com
Baca Juga: Sempat Dikabarkan Meninggal, Begini Cerita Sri Hartini Selamat dari Tsunami
Pemanggilan Tanggal 29 Desember:
- @footballnesia (Twitter)
- @Factasia Football (YouTube)
- @siorangdalam (IG)
- @garudarevolution (IG)
- @kita.sepakbola (IG)
- @kepoball (IG)
- @beritatimnas.id (IG)
- @caption_bola (IG)
- @fans_bola_nasional (IG)
- @lingkar.garuda (IG)
- @mafiawasit (Twitter)
- @m.rusdai (IG)
- @Marai Tuman (YouTube)
Pemanggilan Tanggal 30 Desember 2018:
- @MixedZoneClube (Twitter)
- @rotitv_ (IG)
- @timnas.indonesia (IG)
- @seputar_bola (IG)
- @seputargaruda (IG)
- @uberjakmania (twitter)
- @Genyo TV (YouTube)
- @darmanfauziii05 (Twitter)
- @garuda_media (IG)
- @itsdhay (IG)
- @pakarbolaindonesia (IG)
- @pengamatsepakbola (IG)
Tag
Berita Terkait
-
Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
-
Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
-
PSSI Beri Lampu Hijau! Persija Resmi Boleh Hadapi Persib di SUGBK 12 September
-
Rizky Ridho Dicoret dari Timnas Indonesia, PSSI Geram: Itu Hoax, Belum Ada Daftar Resmi
-
Rombak Pengurus PT LIB, Yunus Nusi Gantikan Zainudin Amali
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Bahlil Jamin Harga Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026 meski Konsumsi Berpotensi Over Kuota
-
15 Kode Redeem FF 1 September 2026: Kesempatan Klaim Skin Kuda Purnama dan Incubator
-
Banyak Misteri di A Bona Fide Killer, 3 Hal Ini Paling Bikin Saya Penasaran
-
Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari
-
Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir
-
Ramalan Shio Hari Ini 1 September 2026 Lengkap, Siapa yang Beruntung Karier dan Keuangan?
-
Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari
-
Arti Weton Tinari dalam Pernikahan, Benarkah Pertanda Rezeki Lancar?
-
KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed
-
Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah