Suara.com - Klub Persija Jakarta mendapatkan sponsor baru untuk menghadapi kompetisi Liga 1 musim 2019 dan dipastikan bakal memperkuat keuangan tim yang berjuluk Macan Kemayoran itu.
Sponsor baru yang bakal terpampang di kostum Persija yaitu PT Indofood Sukses Makmur melalui produknya, Indomie. Pengenalan sponsor baru ini dilakukan langsung oleh manajemen Persija dan pihak Indofood di Jakarta, Kamis (17/1/2019).
Direktur Utama Persija Gede Widiade mengaku senang dengan kerja sama yang baru saja terjalin. Hanya saja manajemen tim juara Liga 1 musim 2018 ini tidak menyebutkan besar nilai kerja sama yang dilakukan.
"Pokoknya nilainya besar, tapi saya tidak perlu menyebutkan berapa. Persija dengan fans terbesar tentu bangga bisa berkolaborasi dengan Indomie yang memiliki citra bagus," kata Gede Widiade dalam keterangan resminya.
Menurut dia, merk Indomie akan menghiasai bagian depan kostum Persija di Liga 1 2019 dan beberapa turnamen lainnya. Namun, nama produk tersebut tidak terpampang di kostum Persija saat menjalani pertandingan Liga Champions Asia atau Piala AFC.
"Kerja sama sponsorship ini membuat kami semakin yakin bahwa Persija bisa lebih maju dan sanggup meraih prestasi tertinggi kembali di kompetisi Liga I Indonesia 2019 dan juga kompetisi Asia di tahun ini," kata Gede menambahkan.
Sementara itu GM Marketing Brand Indomie, Lucy Suganda, mengatakan dipilihnya Persija bukan tanpa alasan yang salah satunya adalah tim yang berjuluk Macan Kemayoran itu memiliki penggemar yang jumlahnya jutaan.
"Kami berharap dukungan ini bisa memotivasi Persija untuk terus mencetak prestasi," kata Lucy Suganda.
Pada pengenalan sponsor baru ini, manajemen Persija tidak datang sendiri, namun dengan beberapa pemain andalannya yaitu Bambang Pamungkas, Andritany Ardhiyasa, dan Ryuji Utomo. Hadir pula Head of Consumer Engangement Corporate Marketing Indofood, Fierman Authar.
Baca Juga: Persija Jadikan Piala Indonesia Persiapan Tampil di Liga Champions Asia
Bagi Indofood, bukan hanya Persija yang didukung. Ada beberapa tim yang telah mendapatkan kucuran dana seperti Bali United, Persib, Arema FC, PSIS, PSMS, PSS, dan Celebest FC. (Antara)
Berita Terkait
-
Semen Padang Jadi Korban Terakhir, Persija Kirim Ancaman untuk Borneo FC
-
Rumor Panas! Persija Rogoh Kocek Rp10 Miliar Demi Rekrut Striker Timnas Kroasia
-
Tak Masuk Skema Shin Tae-yong, Persija Jakarta Resmi Lepas Van Basty Souza
-
Igor Tolic Ogah Pusingkan Duel Persija vs Persib di Stadion GBK
-
Persija vs Persib Berpotensi Panas, Shin Tae-yong dan Igor Tolic Saling Respek
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
Terkini
-
Saiful Tewas Diamuk Massa karena Tuduhan Pencurian Pisang di Lampung Selatan
-
Harga Emas Antam Ambruk Rp30 Ribu, Menuju Level Terendah Sebulan
-
Tablet Xiaomi Pad 9 Pro Max Siap Debut, Bawa Xring O3 yang Diklaim Tembus 5,22 Juta AnTuTu
-
Kemacetan di Pelabuhan Ketapang Mulai Terurai, Antrean Truk dari 16 Km Jadi 7 Km
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Prajurit Penyiram Air Keras Tak Dipecat, Bentuk Normalisasi Teror Kekerasan Lewat Peradilan Militer?
-
Ahmad Luthfi Tinjau TPA Putri Cempo, Pemadaman dan Perlindungan Warga Menjadi Prioritas
-
Kebakaran Hutan, Ekspansi Kapital dan Krisis Tata Kelola
-
Membaca Panji Tengkorak Karya Seno Gumira Ajidarma: dari Komik ke Disertasi
-
PGN Sulap Potensi Desa Jadi Mesin Ekonomi, Omzet Tembus Rp3,6 M