Suara.com - Manajemen klub Bhayangkara FC, Sumardji, memastikan klub berjuluk The Guardian akan menurunkan pemain intinya dalam laga persahabatan kontra timnas Indonesia U-22 yang akan digelar Rabu, 6 Februari 2019.
"Kami akan menurunkan skuat inti agar pertandingan ini memiliki kualitas yang tinggi," ujar Manajer Bhayangkara FC AKBP Sumardji di Jakarta, Selasa (29/1/2019).
Menurut Sumardji, timnya akan memberikan perlawanan ketat kepada timnas U-22 yang dilatih oleh Indra Sjafri.
Hal itu diyakininya bagus untuk kedua kesebelasan yang sama-sama sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi.
Bhayangkara menuju Liga 1 Indonesia tahun 2019, sementara timnas U-22 akan menjalani Piala U-22 AFF 2019 di Kamboja.
Keberadaan nama-nama terbaik di atas lapangan dianggap dapat memacu motivasi kedua tim untuk menampilkan pertandingan yang sengit dan penuh semangat juang.
"Jadi baik tim pelatih Bhayangkara maupun timnas U-22 dapat melihat di mana kelebihan ataupun kekurangan skuatnya," sambung Sumardji, sembari menambahkan laga Bhayangkara kontra timnas U-22 akan digelar di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi atau Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Sebelum berangkat ke Piala U-22 AFF yang digelar 17-26 Februari 2019, timnas U-22 memang dijadwalkan menjalani beberapa pertandingan uji coba.
Selain Bhayangkara, timnas U-22 juga akan menghadapi tim lainnya dari Liga 1. Yaitu Arema FC, pada 10 Februari di Malang, Jawa Timur. (Antara)
Baca Juga: Timnas Indonesia Tanpa Egy dan Ezra di Piala AFF U-22, Indra Sjafri Bahagia
Berita Terkait
-
Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Masuk DPR, Timnas Indonesia Segera Dapat Amunisi Baru
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
Selamat Tinggal Ragnar Oratmangoen! Angkat Kaki dari Dender, Pulang ke Eredivisie?
-
Hanif Sjahbandi Bagikan Resep Sukses Jadi Pemain Profesional di Future Star Competition 2026
-
Titisan Calvin Verdonk! Timnas Indonesia Bisa Panggil Wonderkid Liga Jerman Tanpa Naturalisasi
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026