- Profil Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang mencatatkan karier politik di PAN.
- Profil Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto.
- Pembahasan profil Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang mencuat akibat kasus seragam.
Suara.com - Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, dilaporkan menjalani pemeriksaan di Mapolda Sulawesi Selatan pada Rabu (29/7/2026).
Pemeriksaan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ini merupakan buntut dari penyidikan dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah gratis untuk tingkat SD dan SMP Tahun Anggaran 2025.
Tak main-main, nilai proyek tersebut mencapai Rp 16 miliar. Meski diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi, sosok Husniah langsung mencuri perhatian publik.
Politikus PAN yang Moncer dari Legislatif
Sitti Husniah Talenrang lahir pada 20 Maret 1977. Ia merupakan politikus andalan Partai Amanat Nasional (PAN).
Sebelum menduduki kursi orang nomor satu di Gowa, Husniah sudah lebih dulu mengasah kemampuan politiknya di kursi parlemen.
Ia tercatat pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Gowa periode 2019-2024.
Bahkan, pada Pemilu 2024 lalu, ia sebenarnya terpilih sebagai anggota DPRD Sulawesi Selatan sebelum akhirnya memutuskan maju dan terpilih menjadi Bupati Gowa periode 2025-2030.
Dilantik Langsung oleh Presiden Prabowo
Baca Juga: 5 Shio yang Kondisi Keuangannya Bakal Membaik pada Agustus 2026, Peluang Cuan hingga Karier
Husniah mengukir sejarah sebagai salah satu bupati perempuan di Sulawesi Selatan bersama Bupati Barru dan Bupati Sinjai.
Ia resmi menjabat sebagai Bupati Gowa sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.
Riwayat Pendidikan
Meski sibuk di dunia politik, Husniah tidak meninggalkan dunia pendidikan. Ia merupakan lulusan Sarjana Ekonomi dari STIEM Bongaya Makassar (2002).
Ia kemudian melanjutkan pendidikan Magister Manajemen di Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan lulus pada 2022.
Tak berhenti di situ, ia juga menempuh studi doktoral di universitas yang sama pada rentang 2022-2024.
Berita Terkait
-
Sederet Harta Kekayaan Perry Warjiyo, Mundur Usai 8 Tahun Menjabat Gubernur BI
-
Bupati Pemalang Minta Maaf Tapi Bantah Jual Beli Jabatan: Nggak Ada Itu
-
Resmi Ditahan! Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terborgol Keluar dari Gedung KPK
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Kekayaan Dimyati Natakusumah, Wakil Gubernur Banten yang Viral di X
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Profil Sitti Husniah Talenrang, Bupati Gowa yang Diperiksa Polisi Terkait Korupsi Seragam Sekolah
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen