Suara.com - Kapten tim Bhayangkara FC, Indra Kahfi Ardhiyasa memiliki keyakinan akan kualitas mantan pelatihnya, Simon McMenemy. Indra mengatakan bahwa Simon berpotensi sukses dalam tugasnya melatih tim nasional Indonesia.
Indra sempat merasakan tangan dingin Simon McMenemy di Bhayangkara FC pada tahun 2017 hingga 2018. "Simon mampu berprestasi di timnas," ungkapnya di Jakarta seperti dilansir Antara, Selasa (29.
Menurut bek berusia 32 tahun itu, Simon merupakan sosok pelatih yang cerdas juga berani melakukan eksperimen posisi dan hasilnya pun positif.
Contohnya, Indra melanjutkan, Simon sukses mengubah posisi seorang Jajang Mulyana, yang berposisi asli penyerang, menjadi bek tengah.
Di posisinya itu, Jajang berhasil membantu Bhayangkara juara Liga 1 Indonesia tahun 2017 dan merebut peringkat ketiga Liga 1 Indonesia tahun 2018.
"Simon memiliki kualitas itu, dapat melihat potensi seorang pemain. Dia juga percaya dengan pemain muda yang tentunya baik untuk timnas," tutur Indra.
Simon McMenemy sendiri ditunjuk oleh PSSI menjadi pelatih timnas Indonesia sejak Januari 2019 hingga Desember 2020.
Selama itu, pria asal Skotlandia tersebut ditargetkan untuk menaikkan Indonesia minimal ke peringkat 120 FIFA dan membawa timnas Indonesia juara Piala AFF tahun 2020.
Seiring Simon yang belum menentukan skuat tim nasional, Indra Kahfi menyimpan harapan dapat mengisi satu tempat di kesebelasan berjuluk tim Garuda itu. Indra sendiri pernah memperkuat timnas Indonesia pada tahun 2016.
Baca Juga: Martin Caceres Resmi Kembali ke Juventus
"Siapa yang tidak mau masuk timnas. Namun, kalau bukan saya, saya berharap pemain lain Bhayangkara dapat menembus skuat Garuda," tutur saudara kandung dari kiper timnas Andritany Ardhiyasa ini.
Berita Terkait
-
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia
-
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
-
Kemenangan Jadi Harga Mati Bali United, Kado Penutup untuk Semeton Dewata
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Dirut Pindad Beri Bocoran Motor Listrik Prabowo: Diluncurkan 13 Agustus
-
7 Cara Ampuh Menghilangkan Luka Bekas Knalpot, Jangan Tunggu sampai Menghitam
-
Jung Ho Yeon Susul Ryu Jun Yeol Dilirik Bintangi Serial Netflix 'Outback'
-
Tingkatkan Kenyamanan Peserta, BPJS Kesehatan Resmikan Layanan PIONIR di Kantor Cabang Mataram
-
Ulasan Cafe Minamdang: Penyamaran Dukun Palsu Bongkar Aksi Kejahatan
-
Gedung Baru Pemkab Kediri Resmi Difungsikan, Mas Dhito Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik
-
Sudaryono Akui Ada Penyelewengan di BGN, Janji Ubah Tata Kelola Berbasis Sistem
-
Adaptasi Doc Martin, Drama Medis Komedi Best Medicine Siap Hadir di Netflix
-
Bawa Baterai "Monster" 9.020 mAh, iQOO Z11 Sanggup Diajak Main MLBB Berapa Jam?
-
Strategi Spektrum XLSMART di Jalur 700 MHz dan 2,6 GHz demi Masa Depan 5G Indonesia