Suara.com - Manajer Paris Saint-Germain (PSG), Thomas Tuchel kembali dirundung kekhawatiran jelang laga akbar kontra Manchester United di babak 16 besar Liga Champions 2018/2019 tengah pekan depan.
PSG akan melawat ke Old Trafford dalam leg pertama babak 16 besar, Rabu (13/2/2019) dini hari WIB. Untuk laga ini, PSG sudah dipastikan tanpa sang megabintang, Neymar Jr yang belum pulih dari cedera kaki. Neymar bahkan juga dipastikan absen pada leg kedua kala PSG menjadi tuan rumah pada awal Maret nanti.
Seakan belum cukup menderita, PSG pun mungkin tak bisa diperkuat sang penyerang tengah, Edinson Cavani pada leg pertama kontra Man United nanti.
Pasalnya, Cavani mengalami cedera paha pada laga lanjutan Liga Prancis 2018/2019 kontra Girondins Bordeaux, Minggu (10/2/2019) dini hari WIB tadi. PSG sendiri berhasil menang tipis 1-0 di Parc des Princes.
Penyerang asal Uruguay berjuluk El Matador itu digantikan saat half-time, setelah pada akhir babak pertama terlihat sangat kesakitan sambil memegang pahanya. Cavani sendiri sebelumnya berhasil mencetak gol tunggal PSG di partai ini, yakni dari titik penalti pada menit 42.
Kekhawatiran akan absennya Cavani di laga leg pertama kontra Man United pun disampaikan langsung oleh Tuchel.
"Sejujurnya saya tidak tahu apakah Cavani akan bisa dimainkan (pada laga leg pertama kontra Man United). Ya, itu sangat mengkhawatirkan. Kami tidak memiliki Edi (sapaan akrab Cavani) lain di skuat kami, seperti halnya kami tidak memiliki Neymar lain," keluh Tuchel seperti dilansir L'Equipe.
"Ada banyak rencana cadangan. Tapi, tanpa Ney (sapaan akrab Neymar), mungkin juga tanpa Marco (Verratti), serta mungkin juga tanpa Edi, kami sekarang tidak lagi memikirkan Plan B, tapi Plan D," celoteh pelatih berpaspor Jerman tersebut.
"Sangat sulit. Jika Anda kehilangan beberapa pemain, tantangannya akan semakin besar. Tapi kami akan berusaha keras untuk siap pada pertandingan Selasa (Rabu dini hari WIB) melawan Man United," tandasnya.
Baca Juga: Solskjaer Sanjung Kombinasi Jones - Smalling di Lini Belakang Man United
Tag
Berita Terkait
-
Old Trafford Bocor Lagi saat MU Hajar Ipswich, Ada Apa dengan Stadion MU?
-
Legenda MU Ramal Arsenal Juara Lagi, Pertahanan The Gunners Disebut Jauh di Atas Rival
-
Skenario Real Madrid di Liga Champions 2026/2027: Arsenal dan Inter Milan Ujian Berat
-
Hasil Undian Liga Champions 2026-2027: PSG vs Barcelona dan Man City, Real Madrid Ditantang Arsenal
-
Carlos Baleba Bisa Ubah Wajah Lini Tengah Manchester United, Solusi Kejar Gelar Premier League?
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
KPK Ungkap Asal Uang Rp 1,5 Miliar yang Disita dari Kasus Korupsi Pemkab Bogor
-
Kronologis Pendaki WNI Ditemukan Meninggal Dunia di Stasiun Ketujuh Gunung Fuji Jepang
-
Potensi Kerusuhan Terkendali, Pengamat Hukum Nilai Polri Berhasil Amankan Aksi 27 Agustus
-
Harga Asics Novablast Terbaru, Cek 3 Seri Sepatu Lari Paling Populer untuk Pemula dan Pro
-
Review Film Other: Sajian Thriller Psikologis dengan Atmosfer yang Sunyi
-
Perjuangkan Hak Rakyat Palestina, Asia Pacific Coalition for Quds and Palestine Buka Markas di RI
-
BPOM Perketat Batas BPA 12x Lebih Rendah, Galon Guna Ulang Jadi Sorotan
-
Rahasia Fintech Tetap Tangguh di Tengah Pasar yang Berubah
-
Intelijen Ukraina Ungkap Taktik Rusia Rekrut WNI ke Garis Depan
-
11 Ribu Personel Diketahkan dan 237 Kali Water Bombing, BNPB Ungkap Sulitnya Tangani Karhutla Sumsel