Suara.com - Persija Jakarta dipastikan tersingkir dari ajang Liga Champions Asia setelah ditaklukkan tuan rumah Newcastle Jets 3-1 di McDonald Jones Stadium, Selasa (12/2/2019). Walau keok, satu gol Ramdani Lestaluhu ternyata sukses membuat akur para barisan suporter PSM Makassar, Persib Bandung dan Persija Jakarta.
Kehilangan lima pemain pilar membuat Persija Jakarta kewalahan menghadapi Newcastle Jets. Meski sempat menahan imbang tanpa gol di babak pertama, gawang Andritany Ardhiyasa akhirnya bobol di awal babak kedua.
Tim Macan Kemayoran tertinggal lebih dulu lewat gol Ronal Vargas pada menit 49. Sempat kesulitan menembus pertahanan Newcastle Jets, Persija akhirnya mampu merobek jala Glen Moss.
Ramdani Lestaluhu sukses membuat gol penyeimbang 1-1 di menit ke-72. Gol tersebut bertahan hingga waktu normal usai.
Sayang, stamina yang terkuras membuat para penggawa Persija Jakarta kesulitan mengembangkan permainan di babak tambahan. Mereka pun akhirnya harus menyerah 3-1 setelah Newcastle Jets menambah keunggulan lewat Nigel Boogaard (101') dan Matt Ridenton (120).
Yang menarik, satu-satunya gol Persija Jakarta yang dicetak lewat sundulan Ramdani Lestaluhu ternyata memberi daya magis bagi para suporter Indonesia yang menyaksikan laga.
Dilansir dari video yang diviralkan oleh pemilik akun Instagram @acef_nugraha, tampak sejumlah suporter Indonesia yang selama ini dikenal sebagai rival terlihat bersorak bersama menyambut gol Ramdani Lestaluhu ke jala Newcastle Jets.
Terlihat dari video terdapat suporter Persija Jakarta atau dikenal Jakmania, kemudian ada suporter PSM Makassar serta sekilas terlihat salah satu suporter yang mengenakan jersey Persib Bandung.
Baca Juga: Persija Tumbang, Kolev: Sulit Hadapi Newcastle Jets
Sayang sekali kekompakan suporter Indonesia itu urung mampu membawa kemenangan untuk wakil Indonesia di Liga Champions Asia, Persija Jakarta. (bolatimes.com)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara
-
Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah
-
Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie