Suara.com - PS Tira Persikabo akan bermain tanpa Dimas Drajat dan Andy Setyo, saat menghadapi Persebaya Surabaya di babak delapan besar Piala Presiden yang akan berlangsung Jumat, 29 Maret 2019.
Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya dan disiarkan secara langsung oleh salah satu stasiun televisi swasta nasional pukul 15.30 WIB.
Menurut pelatih PS Tira Persikabo, Rahmad Darmawan kepada Antara di Surabaya, Kamis (28/3/2019), Dimas dan Andy baru datang dari Vietnam usai membela timnas Indonesia di kualifikasi Piala Asia U-23 sehingga diperlukan waktu untuk mengembalikan kebugaran kedua pemain itu.
"Mereka baru menyelesaikan turnamen besar dan ketat, jadi kami beri kesempatan untuk beristirahat," ujar Rahmad Darmawan.
Meski tanpa Dimas Drajat dan Andy Setyo, klub yang kini bermarkas di Bogor itu bisa memainkan pemain asing yang sudah dinaturalisasi, Osas Saha.
Pencetak dua gol ke gawang Persib Bandung di babak penyisihan grup A Piala Presiden itu sudah bisa bermain usai menjalani sanksi larangan bertanding karena kartu merah yang didapat saat melawan Perseru Serui.
Kartu merah tersebut membuat pencetak tiga gol untuk timnya di turnamen ini harus absen di pertandingan terakhir babak penyisihan melawan Persebaya.
Sementara itu, Rahmad Darmawan juga memuji Persebaya sebagai lawan tangguh, terlebih akan bermain di hadapan puluhan ribu pendukungnya, Bonek Mania.
Persebaya, kata dia, merupakan salah satu tim yang layak juara di turnamen ini, maupun kompetitor ketat di Liga 1 musim depan karena memiliki pelatih serta pemain berkualitas.
Baca Juga: Lewat Drama Adu Penalti, Kalteng Putra Singkirkan Persija Jakarta
"Kalau boleh mengeluh, sebenarnya saya menyayangkan bertemu Persebaya lagi di delapan besar. Jika bertemu tim lain, maka kami bisa menambah pengalaman bertanding," kata mantan pelatih Sriwijaya FC tersebut.
Pemain PS Tira Persikabo Rifat Marasabessi mengaku siap memberikan penampilan terbaiknya melawan Persebaya meski bermain di kandang lawan.
"Penonton pasti banyak yang datang dan memberikan dukungan ke Persebaya, tapi pemain sudah siap dan fokus melawan Persebaya," katanya.
Berita Terkait
-
Harga Tiket Piala Presiden 2026 Murah Meriah, Seharga Dua Gelas Kopi!
-
Kabar Duka, Pentolan Bonek Andie Peci Meninggal Dunia
-
Persebaya Surabaya Datangkan Bek Tanjung Verde! Gali Freitas 'Disekolahkan' ke Madura United
-
Ramadhan Sananta Ungkap Alasan Utama Terima Pinangan Persebaya Surabaya
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular