Suara.com - Bhayangkara FC bersiap menerima lawatan PSM Makassar pada laga leg pertama perempatfinal Piala Indonesia di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Sabtu (27/4/2019) besok sore WIB.
Jelang partai ini, fullback Bhayangkara FC, Alsan Sanda pun meyakini jika fokus PSM kini sedang terpecah. Ini karena Tim Juku Eja --julukan PSM-- harus menjalani jadwal padat di Piala Indonesia dan juga di lanjutan fase grup Piala AFC 2019.
Nah, menurut Alsan, terpecahnya fokus PSM itu akan coba dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Bhayangkara FC pada laga besok.
Meski demikian, Alsan tidak ingin menganggap remeh PSM. Ia bersama dengan rekan-rekannya akan tetap berjuang habis-habisan untuk memenangi pertandingan.
"Tentu ini akan menjadi pertandingan yang sangat menarik ya. Kita sudah bisa melihat (kemampuan) mereka," kata Alsan dalam jumpa pers sehari jelang pertandingan, mengomentari PSM yang sukses keluar sebagai runner-up Liga 1 musim lalu,
"Namun, saya pikir mereka (PSM) tidak akan sepenuhnya fokus pada pertandingan nanti (besok), karena mereka juga ada pertandingan di AFC dalam waktu dekat. Jadi, kami akan coba memanfaatkan itu," celoteh pemain berusia 26 tahun itu.
Seperti diketahui, PSM memang harus dihadapkan dengan jadwal yang cukup padat. Setelah melawan Bhayangkara, skuat besutan Darije Kalezic harus melakoni laga lanjutan Grup H Piala AFC 2019 melawan wakil SIngapura, Home United pada 30 April di Stadion Pakansari, Bogor.
Kemudian, giliran PSM menjamu Bhayangkara pada leg kedua perempatfinal Piala Indonesia di Makassar pada 3 Mei 2019. Dan terakhir, PSM akan melakoni partai pamungkas Grup H melawan Lao Toyota (Laos) pada 14 Mei mendatang, sebelum tampil di pekan pembuka Liga 1 2019.
Baca Juga: Bertandang ke Markas Bhayangkara FC, Kalezic Bakal Turunkan Skuat Terbaik
Berita Terkait
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Babak Baru Dugaan Rasisme Marc Klok, Laporan Wasit Malaysia Justru Ungkap Fakta Ini
-
Bojan Hodak Murka! Desak Bhayangkara FC Minta Maaf ke Marc Klok Soal Tuduhan Rasisme
-
Usai Cetak Assist Brilian, Layvin Kurzawa Dapat Pujian Selangit dari Bojan Hodak
-
Bhayangkara FC Tak Terima! Fadly Alberto Dihukum 3 Tahun, Klub Resmi Banding ke PSSI
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Panas! Dituding Rampok 7 Gelar Real Madrid, Barcelona Siapkan Langkah Hukum
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair