Suara.com - Aaron Ramsey mengakui bahwa dirinya sangat emosional untuk meninggalkan Arsenal dan bergabung dengan Juventus. Gelandang asal wales tersebut mengungkapkan hal itu saat mengucapkan selamat tinggal kepada fans Arsenal.
Ramsey telah mengucapkan salam perpisahan kepada fansnya usai Arsenal bermain imbang 1-1 dengan Brighton and Hove Albion. Ia tidak dapat melakoni laga terakhirnya di Emirates Stadium karena mengalami cedera hamstring.
Namun, Ramsey yang akan bergabung dengan Juventus di musim depan, masih dapat menyapa para suporter usai peluit panjang di akhir laga. Bahkan, pemain berusia 28 tahun itu sempat meneteskan air mata.
"Jelas sangat emosional. Ini adalah perjalanan yang sangat mengasyikkan, 11 tahun dalam hidup saya," kata Ramsey yang bergabung di Arsenal dari Cardiff pada 2008, kepada Sky Sports.
"Begitu banyak yang telah terjadi dalam hal itu, saat saya melihat ke belakang. Anda dapat mengetahui dengan suara saya, betapa berartinya bagi saya. Jadi saya hanya bersyukur atas kesempatan bermain untuk klub hebat ini dan menghabiskan bertahun-tahun [di sini]."
"Saya menghabiskan 11 tahun di sini, datang pada usia 17, seorang remaja dan sekarang saya meninggalkan seorang lelaki. Saya punya keluarga, istri dan anak-anak. Banyak yang telah terjadi, saya hanya bersyukur atas kesempatan di sini," ujarnya.
"Jelas saya sangat bersemangat untuk tantangan baru, babak baru dalam hidup saya. Tapi hari ini semua tentang ini. Di sinilah saya dibesarkan di sini, jadi saya hanya ingin mengambil ini hari ini, lalu membiarkannya menetap beberapa hari sebelum saya benar-benar dapat melihat ke depan dan berkonsentrasi pada hal itu."
"Saya masih berusia 28 tahun, jadi masih ada beberapa tahun lagi. Jadi aku menantikan masa depan, tetapi hari ini adalah semua tentang ini dan membaginya dengan para suporter," pungkas Ramsey. (Scoresway)
Baca Juga: Unai Emery Fokus ke Liga Europa Usai Arsenal Ditahan Imbang Brighton
Berita Terkait
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Arsenal Konfirmasi William Saliba Absen Lama akibat Cedera Punggung
-
Newcastle Turunkan Harga, Arsenal Semakin Dekat Dapatkan Bruno Guimaraes
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Sang Putra Ikuti Jejaknya Berkarier Jadi Aktor, Begini Reaksi Mark Ruffalo
-
MPV Listrik Maxus Mifa 7 Melantai di GIIAS 2026 Tawarkan Jarak Tempuh 570 Kilometer
-
Hemat Bensin Gak Pakai Mahal, Ini Pilihan Motor Bekas Irit, Suku Cadang Melimpah Mentok 5 Jutaan
-
Skin Tint Esqa untuk Apa? Ini Kandungan, Manfaat, dan Pilihan Warnanya
-
Kemiskinan Jabar Turun Jadi 6,54 Persen, tetapi Ketimpangan Justru Melebar
-
274 BUMN Sudah Dipangkas, Pemerintah Bongkar Ratusan Perusahaan Pelat Merah
-
Gibran di Gayo Lues: Kondisi Alamnya Begini, Normalisasi Sungai Itu Lebih Mahal dari Bikin Jembatan
-
Budget Mepet? Ini 4 Pilihan Motor Bekas 3 Jutaan yang Bandel dan Irit untuk Harian
-
Menko Airlangga Hartarto Pantau SUV Hybrid JETOUR T2 i-DM di GIIAS 2026
-
Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar Kasus Fraud PT Dana Syariah Indonesia, 5.714 Korban Terverifikasai