Suara.com - PSS Sleman akan menjamu Persipura Jayapura dalam pertandingan uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (9/5/2019) malam WIB. Pertandingan tersebut diprediksi menjadi yang terakhir sebelum kick-off Liga 1 2019.
Menjelang pertandingan tersebut, pelatih PSS Sleman, Seto Nurdoyantoro, mengaku tidak ada persiapan khusus yang dilakukan. Ia mengaku laga kontra tim Mutiara Hitam tak ubahnya seperti laga uji coba yang lainnya.
"Tidak ada yang khusus. Tetap kita persiapkan seperti uji tanding yang lainnya. Cuma harapannya lebih fokus, tapi santai," kata Seto Nurdiyantoro usai memimpin latihan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (8/5/2019).
Pelatih berlisensi AFC Pro itu juga menegaskan bukan hasil yang menjadi target utama. Ia lebih ingin Bagus Nirwanto dan kolega bisa belajar dari situasi menghadapi tim kuat seperti Persipura.
"Target tentunya bukan masalah hasil. Hasil tidak saya bicarakan, tapi pasti ada mental untuk memenangkan pertandingan harus ada," ujar pelatih 44 tahun itu.
"Yang saya mau bagaimana mereka bermain, menghadapi tim Persipura yang notabene dari tahun ke tahun selalu finis 5 besar, itu harus kita banyak belajar. Bagaimana menghadapi situasi seperti," tuturnya menambahkan.
Persipura Jayapura akan menjadi lawan selevel ketiga dan terakhir PSS Sleman sebelum terjun di Liga 1 2019. Sebelumnya, skuat Super Elang Jawa bermain sama kuat dengan Badak Lampung FC dan menang tipis 1-0 atas PSIS Semarang.
Bolatimes/Irwan Febri Rialdi
Baca Juga: Resmi Diundur, Berikut Jadwal Terbaru Launching Tim dan Uji Coba PSS Sleman
Berita Terkait
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Persipura Jayapura Turut Rayakan Arsenal Juara Premier League
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas