Suara.com - Attacker Tottenham Hotspur, Lucas Moura sah lebih hebat dari megabintang Barcelona, Lionel Messi. Padahal, pemain berusia 26 tahun itu tak lebih dari sekadar pemain 'reject' dari Paris Saint-Germain, sementara Messi telah memenangi segalanya di sepakbola, termasuk lima trofi individual Ballon d'Or.
Ya, Lucas berhasil melampaui pencapaian Messi dalam satu aspek, usai membawa Tottenham menyingkirkan Ajax Amsterdam di fase semifinal Liga Champions 2018/2019.
Tottenham secara luar biasa berhasil lolos ke final usai menundukkan tuan rumah Ajax 3-2 pada laga leg kedua semifinal di Johan Cruijff ArenA, Kamis (9/5/2019) dini hari WIB.
Tottenham lolos ke final secara dramatis, setelah mereka hanya unggul gol tandang atas Ajax dalam agregat keseluruhan 3-3.
Lebih dramatis lagi lantaran Tottenham sejatinya ketinggalan 0-2 terlebih dahulu dari Ajax pada laga dini hari tadi. Gol-gol Matthijs de Ligt dan Hakim Ziyech pada menit 5 dan 35 membuat Ajax telah unggul agregat 3-0 saat half-time.
Namun, Tottenham berhasil bangkit dan tampil bak kesetanan di paruh kedua. Tiga gol tandang dicetak pasukan Mauricio Pochettino, yang semuanya diborong Lucas Moura pada menit 55, 59 dan 90+6, yang memastikan tiket ke final bagi The Lilywhites --julukan Tottenham.
Pada laga dini hari tadi, Lucas memang menjadi andalan di lini depan Tottenham pasca cederanya Harry Kane. Winger berpaspor Brasil itu dipasang sebagai striker bersanding dengan Son Heung-min, serta Fernando Llorente yang masuk di babak kedua.
Well, Lucas berhasil membuktikan jika dirinya bukan pemain sembarangan, dengan menjadi aktor utama kelolosan Tottenham ke final Liga Champions, untuk pertama kalinya dalam sejarah!
Mengemas hat-trick di semifinal Liga Champions, Lucas mengalahkan Messi yang sebelumnya sama sekali belum pernah melakukan hal tersebut.
Baca Juga: Bersimpati pada Ajax, Eriksen: Tottenham Hanya Beruntung
Lucas kini sejajar dengan sedikit pesepakbola yang mampu mencetak hat-trick di babak empat besar Liga Champions, yakni Alessandro Del Piero, Robert Lewandowski, Ivica Olic dan Cristiano Ronaldo.
Sekadar informasi, Lucas memiliki kekuatan terbaik pada kaki kanannya. Namun hebatnya, ia mencetak hat-trick ke gawang Ajax semuanya dengan kaki kiri yang merupakan kaki lemahnya.
Ini kembali menjadi bukti, bahwa Lucas Moura lebih hebat dari seorang Lionel Messi. Well, setidaknya untuk satu atau dua aspek.
Tag
Berita Terkait
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Buka Peluang Duel Lawan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo: Top!
-
Patut Ditiru! Ini Cara Elegan Cristiano Ronaldo Bungkam Kritik di Piala Dunia 2026
-
Baru Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Mendadak Kesal Gara-gara Ditanya Soal Messi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya