Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari kamp Real Madrid. Centre-back andalan sekaligus kapten klub, Sergio Ramos dikabarkan minta dijual pada bursa transfer musim panas ini.
Ramos bahkan disebut telah meminta langsung kepada Presiden Real Madrid, Florentino Perez, terkait hal ini.
Seperti diklaim AS, Ramos tergiur dengan prospek mendapatkan bayaran gila-gilaan jika memutuskan untuk melanjutkan karier di Liga Super China.
Bahkan saking tergodanya, pemain berusia 33 tahun itu meminta Real Madrid melepasnya secara gratis alias dengan status free transfer. Padahal, Ramos sejatinya masih memiliki kontrak dengan Los Blancos --julukan Real Madrid-- sampai musim panas 2021.
Sebagai informasi, Ramos telah memperkuat panji Real Madrid selama 14 musim semenjak gabung dari Sevilla pada musim panas 2005 silam.
Pemilik 163 caps bersama Timnas Spanyol itu total telah mempersembahkan 20 gelar untuk Real Madrid, termasuk masing-masing empat gelar Liga Spanyol dan Liga Champions.
Selain karena faktor uang, retaknya hubungan dengan Perez diyakini menjadi alasan Ramos ingin cabut dari Real Madrid.
Keretakan hubungan diyakini terjadi setelah Real Madrid disingkirkan Ajax Amsterdam di babak 16 besar Liga Champions musim ini, pasca menelan kekalahan memalukan 1-4 di Santiago Bernabeu pada leg kedua.
Well, Perez sendiri akhirnya buka suara menanggapi kabar ini. Sang presiden memberikan klarifikasi, dengan membantah jika dirinya clash dengan Ramos.
Baca Juga: Minta Dijual Real Madrid, Sergio Ramos Siap Hijrah ke Liga China
"Tidak benar kami berselisih. Saya sangat mencintai Ramos dan telah melakukan banyak hal yang saya bisa saya lakukan untuknya. Jika saya tidak melakukan yang lebih, itu karena saya tidak bisa," papar Perez.
Meski demikian, Perez membenarkan jika Ramos memang mendapat "tawaran yang sangat bagus" dari klub Liga Super China.
"Mereka (Ramos dan agennya) datang menemui saya di kantor dan mereka mengaku mendapat tawaran (gaji) yang sangat bagus dari China. Namun dengan itu, klub (China) tersebut tidak bisa membayar biaya transfer," ungkap Perez.
"Tentu saya menolak. Apalagi yang bisa saya katakan kepadanya, Real Madrid tidak mungkin membiarkan kaptennya pergi secara gratis," bebernya.
"Hal tersebut tentu akan menjadi preseden yang buruk buat Real Madrid," pungkas sang presiden.
Berita Terkait
-
Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda
-
Skenario Real Madrid di Liga Champions 2026/2027: Arsenal dan Inter Milan Ujian Berat
-
Hasil Undian Liga Champions 2026-2027: PSG vs Barcelona dan Man City, Real Madrid Ditantang Arsenal
-
Carlos Espi Jadi Pahlawan Kemenangan Real Madrid, Jose Mourinho: Kami Beruntung
-
Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar