Suara.com - Mantan asisten Luis Milla Aspas di timnas Indonesia U-23, Eduardo Perez, kini bersama dengan Persija Jakarta. Eduardo ditunjuk sebagai asisten Julio Banuelos yang merupakan pelatih kepala.
Keduanya diresmikan hari ini, Sabtu (18/9/2019). Khusus Eduardo Perez, ternyata punya pekerjaan ganda bersama dengan Macan Kemayoran --julukan Persija--.
Hal itu dikonfirmasi langsung oleh CEO Persija Ferry Paulus di lapangan PS AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, saat memantau latihan perdana timnya yang dipimpin langsung oleh Banuelos, Sabtu (18/9/2019) sore.
"Eduardo kami tunjuk sebagai direktur akademi Persija. Nanti akan ada banyak kelompok usia di akademi yang bakal dia tangani. Namun dalam tugas sehari-harinya dia membantu Banuelos di tim senior," kata Ferry Paulus.
"Nantinya, kami menerapkan sistem seperti yo-yo atau promosi-degradasi di tim senior dengan Persija U-20. Kalau ada pemain yang bagus dari Persija U-20 bisa dipromosikan ke senior, begitu juga bila ada pemain senior yang menit bermainnya kurang bisa dimainkan di Persija U-20 sesuai regulasi yang diterapkan PSSI," ia menambahkan.
Eduardo dan juga Julio Banuelos memang bukan wajah baru di Tanah Air. Keduanya menjadi asisten pelatih timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018.
Sebelum bergabung dengan Persija, Eduardo ikut membantu klub Al Saad menjuarai Liga Qatar musim lalu. Al Saad adalah klub yang diperkuat salah satu legenda Spanyol dan Barcelona, Xavi Hernandez.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan