Suara.com - Argentina gagal memetik kemenangan setelah bermain imbang melawan Paraguay di grup B Copa America 2019. Berikut 5 fakta menarik usal laga Argentina vs Paraguay berakhir imbang 1-1.
Pertandingan Argentina vs Uruguay di Grup B Copa America 2019 digelar di Mineirao Stadium, Belo Horizonte, Brasil, Kamis (20/6/2019) pagi. Paraguay unggul lebih dulu lewat gol Richard Sanchez di babak pertama.
Namun Lionel Messi akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di babak kedua. Pada laga tersebut juga kiper Franco Armani juga tampil apik setelah dia menggagalkan tendangan penalti Derlis Gonzalez di menit ke-62.
Meski demikian, hasil imbang tersebut membuat peluang tim Argentina untuk lolos ke perempat final Copa America cukup berat.
Argentina berada di posisi buncit grup B setelah baru mengumpulkan satu poin dari dua laga. Sedangkan Paraguay berada di posisi kedua dengan dua poin.
Berikut fakta - fakta menarik dari hasil imbang Argentina vs Paraguay 1-1 seperti yang dihimpun dari Opta.
1. Messi menyarangkan gol kelimanya melawan Paraguay. Ini adalah yang paling banyak yang dibuat Messi melawan tim mana pun yang bermain menghadapi Argentina. Lima gol tersebut dari bola mati, yaitu satu tendangan bebas langsung, empat penalti.
2. Paraguay tidak pernah menang dalam sembilan pertandingan Copa America mereka, seri lima kali dan kalah empat kali - dengan hanya satu kemenangan dalam 19 pertandingan terakhir yaitu melawan Jamaika pada tahun 2015.
3. Miguel Almiron memberikan assist keduanya di Copa America 2019. Pemain Paraguay sebelumnya yang membantu lebih dari satu gol dalam satu turnamen Copa America adalah Edgar Barreto (tiga) pada 2007.
Baca Juga: Argentina vs Paraguay Berakhir Imbang, Berikut Hasil Copa America 2019
4. Messi satu-satunya pemain Argentina yang menembak tepat sasaran melawan Paraguay (dua) di laga ini. Dua tembakannya tepat sasaran datang dari bola mati (tendangan bebas yang digagalkan dan penalti).
5. Meski hanya bermain seri, tetapi Argentina mempertahankan rekor mereka tidak pernah kalah dari Paraguay di Copa America. Dari 25 kali pertandingan, termasuk 19 kemenangan dan enam kali seri.
Berita Terkait
-
Tragedi 5 Laga Tanpa Kemenangan: Saat Kehadiran Lionel Messi Tak Lagi Menakutkan di MLS
-
Lionel Messi Mau Dibunuh: Dari Bom Rakitan hingga Ditembak Senjata AR-15
-
Jorge Messi Wafat, Lionel Messi Pimpin Prosesi Perpisahan dengan Penjagaan Ketat
-
Jorge Messi Wafat, Sosok Penting di Balik Karier Lionel Messi
-
Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Terkini
-
KPK Sita Dokumen Penting Usai Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Tak Ada Lagi Kabel Semrawut! Simpang PDAM Cibinong Bakal Disulap Punya Underpass Rapi
-
Seorang Nelayan di Pandeglang Tewas Mengenaskan Usai Rumahnya Meledak Diduga Karena Bom Ikan
-
KPK Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Design dan Object di IDD, Saat Kursi hingga Cangkir Jadi Bagian Penting Sebuah Ruang
-
99 Pekerjaan Disebut Fiktif, Eks Kadis Perkimtan Palembang Hanya Dituntut 1,5 Tahun
-
CCTV Dirusak Massa Aksi DPR, Pemprov DKI Bakal Bawa ke Jalur Pidana
-
BRI Turut Salurkan Bantuan Bahan Pangan untuk Korban Kebakaran di Desa Adat Sade
-
Ditolak Hakim, Febri Diansyah: Praperadilan Bukan Sekadar Soal Menang atau Kalah