Suara.com - Kepastian laga kandang Bhayangkara FC melawan tamunya Persib Bandung, pada pekan tujuh Liga 1 2019, Minggu (30/6/2019), terjawab sudah. PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator mengabulkan permohonan Bhayangkara FC yang ingin bertukar status kandang dengan Persib.
Permohonan tersebut bukan tanpa alasan. Bhayangkara FC tidak mendapat izin dari kepolisian untuk menggelar laga home yang semula akan berlangsung di Stadion Patriot, Bekasi.
Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) Bhayangkara FC sudah mencoba menggeser pertandingan ke Stadion Wibawa Mukti di Cikarang, namun hasilnya sama. The Guardian --julukan Bhayangkara FC-- tidak mendapat izin.
Pihak kepolisian beralasan pada 30 Juni 2019 masih berlangsung kegiatan pengamanan pascaputusan Mahkamah Konstitusi soal sengketa Pilpres 2019, serta kerawanan yang timbul dari pendukung Persib Bandung yang ada di Kabupaten Bekasi sehingga membutuhkan pengamanan yang cukup besar.
Lewat surat yang dikirimkan PT LIB dengan nomor 200/LIB/VI/2019, tertanggal 25 Juni 2019 itu, PT LIB akhirnya mengabulkan permohonan Bhayangkara FC untuk mengubah status pertandingan.
Selain berkomunikasi dengan kepolisian dan PT LIB, Panpel Bhayangkara FC lebih dulu berkomunikasi dengan pihak Persib Bandung. Pihak Maung Bandung --julukan Persib-- tidak keberatan jika harus bertindak sebagai tuan rumah lebih dahulu.
"Mereka (Persib) memahami kondisi yang kami alami dan bersedia untuk menjadi tuan rumah untuk pertemuan pertama kami pada musim ini," kata Ketua Panpel Bhayangkara FC, Yeyen Tumena dalam keterangan resminya.
Sebelum laga lawan Persib, tim besutan Alfredo Vera ini akan lebih dulu menjalani laga tunda pekan keempat Liga 1 2019 lawan Persela Lamongan. Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (26/6/2019) malam.
Baca Juga: Hadapi Persela, Dendy Siap Berikan yang Terbaik untuk Bhayangkara FC
Berita Terkait
-
AFC Tolak Banding Persib, Maung Bandung Tampil Tanpa Bobotoh Hadapi Manila Digger
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Tak Ambil Pusing Bali United Ditekuk Sabah FC, Johnny Jansen Fokus Lawan Persib
-
Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara