Suara.com - Pertandingan semifinal Piala AFC 2019 zona Asia Tenggara antara PSM Makassar vs Becamex Binh Duong yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Rabu (26/6/2019) masih sepi penonton. Padahal, laga tersebut menjadi partai hidup dan mati bagi PSM.
Ya, Juku Eja --julukan PSM-- harus mengalahkan Becamex Binh Duong dengan selisih dua gol. Tentunya, tidak akan mudah bagi PSM.
Satu jam jelang pertandingan, Stadion Pakansari masih sepi dari penonton. Hanya suporter PSM saja yang terlihat di sekitaran Stadion Pakansari.
Beberapa dari mereka sedang antre untuk masuk ke dalam stadion. Memang, setiap laga PSM di Piala AFC ketika bermain di Stadion Pakansari memang sepi dari penonton.
Hal ini dikarenakan, markas asli mereka berada di Makassar, Sulawesi Selatan. Transportasi yang harganya cukup tinggi saat ini menyulitkan PSM fans untuk hadir ke Bogor.
Hanya pecinta PSM yang berada di sekitaran Bogor saja menyempatkan hadir ke Stadion Pakansari. Namun, inipun tidak ramai, sebab laga PSM vs Becamex Binh Duong digelar saat weekday di mana sebagian besar orang sedang bekerja.
Sabagaimana diketahui, Stadion Andi Mattalatta yang merupakan markas PSM tidak bisa menggelar pertandingan level AFC. Hal ini dikarenakan stadion tersebut tidak lolos verifikasi AFC.
Oleh sebab itu, tim besutan Darije Kalezic mengungsi ke Stadion Pakansari, Bogor yang sudah lolos verifikasi karena pernah menggelar ajang internasional seperti Asian Games.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung PSM Makassar vs Becamex Binh Duong
Berita Terkait
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
-
Persib Bandung Sampaikan Update Kondisi Pemain usai Diduga Diserang Oknum Suporter
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Sarat Diskriminasi, Entourage Bali Ikut Disorot Pemerintah Australia
-
Karhutla Landa Kawasan Bromo, Empat Hektare Hutan Terbakar
-
Minat Menabung untuk Haji Meningkat, Tabungan Haji Bank Mega Syariah Melonjak 12 Persen
-
Pencuri Ayam di Bali Tewas Diamuk Massa di Depan Anaknya, KSP: Main Hakim Sendiri Bukan Budaya Kita!
-
Jangkau Wilayah Pelosok NTT, BRI Salurkan 82 Persen Total KUR di Nusa Tenggara Timur
-
Usai Bikin Menteri Pendidikan Mundur, Gerakan Kecoak Bakal Tumbangkan PM India?
-
Bocoran Jadwal CPNS 2026, Menpan RB Ungkap Ketentuan Pembukaan Seleksi
-
Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS
-
QRIS dan BI-FAST Jadi Senjata Perkuat UMKM, BI Dorong Pembiayaan Produktif
-
PSSI Harap-Harap Cemas! Klub Belum Kasih Izin, Justin Hubner Absen Bela Timnas Indonesia?