Suara.com - Persija Jakarta berhasil mendapatkan kemenangan dari PSM Makassar pada pertandingan final leg pertama Piala Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (21/7/2019). Persija menang 1-0 atas PSM.
Gol kemenangan Persija dicetak oleh pemain pengganti Ryuji Utomo menjelang akhir babak kedua. Tentu, hasil 1-0 ini menjadi modal yang cukup bagus buat Macan Kemayoran --julukan Persija--, menatap leg kedua.
Skuat besutan Julio Banuelos hanya membutuhkan hasil imbang 0-0 saat bertandang ke Stadion Andi Mattalatta, Makassar pada 28 Juli mendatang untuk menjadi kampiun Piala Indonesia.
Jalannya pertandingan
Persija selaku tuan rumah sudah mengambil inisiatif melakukan serangan pada lima menit awal pertandingan. Bahkan, Marko Simic dan kawan-kawan sudah mendapatkan beberapa kali peluang, meski gagal dikonversi menjadi sebuah gol.
Menit ketujuh, Persija mendapat peluang emas. Novri Setiawan yang tak terkawan melakukan tendangan. Namun sayang, tendangannya masih melebar.
Tiga menit berselang, Pasukan Ibu Kota kembali mendapatkan peluang. Memanfaatkan umpan terobosan dari Maman Abdurrahman, Rohit Chand berhadapan satu lawan satu dengan Hilman Syah. Namun sayang tendangan Rohit masih terlalu lemah.
Tim tamu hingga menit ke-13 masih kesulitan membongkar pertahanan Persija. Bek-bek Persija bermain sangat apik sejauh ini sehingga tidak membahayakan.
Persija lagi-lagi mendapat peluang menit 17. Memanfaatkan bola mati yang diumpan Riko Simanjuntak. Hanya saja, umpan tersebut tidak ada yang menyambutnya.
Baca Juga: Final Piala Indonesia: Persija vs PSM Masih Sama Kuat di Babak I
Hingga menit 25 belum ada gol yang tercipta meski kedua tim sama-sama berusaha mencetak gol untuk tim masing-masing. Meski begitu, Persija masih mendominasi.
Hingga menit 33, Macan Kemayoran masih terus beruzaha melancarkan serangan dari segala lini. Namun, ketika sudah di dalam kotak penalti, serangan yang dilakukan oleh Marko Simic Cs selalu berhasil dipatahkan oleh pemain-pemain PSM Makassar.
Hingga babak pertama berakhir, skor imbang 0-0 masih bertahan.
Di awal babak kedua, Persija sudah mendapat dua peluang. Kedua peluang tersebut melalui tendangan sudut. Namun kembali, Pasukan Ibu Kota belum bisa membobol gawang Hilman Syah.
Menit 54, pertandingan berlangsung sangat menarik. Persija yang masih mendominasi terus obrak-abrik pertahanan Juku Eja.
Berita Terkait
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Persija Jakarta Berduka, Salah Satu Gelandang Terbaiknya Meninggal Dunia
-
Persija Jakarta Menjadi Klub Paling Banyak Tampung Pemain Keturunan Indonesia, Siapa Saja?
-
Pelatih Arema FC Ungkap Pemicu Keributan dengan Mauricio Souza di Gelora Bung Karno Jakarta
-
Panas di Akhir Laga Persija vs Arema, Marcos Santos: Mauricio Souza Emosi
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Hanya Bergantung Nama Jokowi, Posisi Gibran Dinilai Rentan Terdepak dari Bursa Cawapres Prabowo 2029
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
Terkini
-
Bomber Haus Gol Keturunan Indonesia: Umur 23 Tahun, 19 Laga 15 Gol, Siapa Dia?
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Sayang PSSI Sementara Stop Naturalisasi, Padahal Bek PSV Ini Bisa Bela Timnas Indonesia
-
5 Fakta Tim The Sugar Boyz Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis
-
Badai Cedera Hantui Debut John Herdman di FIFA Series 2026
-
Mengupas St Kitts and Nevis, Lawan Perdana Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Alasan PSSI, Naturalisasi Mustahil Dilakukan Jelang FIFA Series 2026 Maret Mendatang
-
FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Tanpa Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru
-
Di Tengah Penangguhan Sanksi FIFA, Klub Malaysia Datangkan Pemain Naturalisasi Harimau Malaya