Suara.com - Wonderkid AC Milan, Patrick Cutrone, memutuskan untuk memulai karier anyar bersama klub Liga Primer Inggris, Wolverhampton Wanderers, pada musim 2019/2020. Ia pun sedih ketika membaca pesan perpisahan dari fans Rossoneri.
Cutrone diboyong Wolves dengan mahar sebesar 22 juta Euro (setara Rp 343 miliar) dari AC Milan. Namun, uang tunai yang diterima Rossoneri adalah 18 juta euro, sementara sisanya dalam bentuk bonus.
Di Wolves, Cutrone akan diikat kontrak jangka panjang, yakni selama empat tahu atau sampai Juni 2023 dengan bayaran sebesar 2 juta euro atau sekitar Rp 31,2 miliar per musim.
Cutrone pun dilaporkan sudah meninggalkan pemusatan latihan AC Milan di Boston, Amerika Serikat, guna menjalani tes medis bersama Wolves yang diagendakan pada Senin (29/7/2019) siang waktu setempat.
Kabar itu pun membuat para penggemar AC Milan memberikan pesan perpisahan untuk Cutrone. Ia mengaku terenyuh ketika mambaca, tetapi dirinya juga senang karena merasa telah memberikan yang terbaik ketika bersama Rossoneri.
"Membaca semua pesan dari para penggemar membuat saya emosional. Itu berarti saya telah melakukan hal yang baik. Apakah aku kecewa? Yah, kamu telah melihat sendiri. Aku tidak punya apa-apa untuk dikatakan. Aku selalu siap dan bersemangat," kata Cutrone, dikutip dari Sportskeeda.
"Saya berharap yang terbaik untuk para penggemar Milan dan rekan satu tim saya. Kepergian saya dari Milan juga memengaruhi saya, tetapi itulah kehidupan dan beberapa keputusan diambil," imbuhnya.
Lebih lanjut, Cutrone sangat bersemangat menyambut tantangan anyar bersama Wolves. Ia siap bersaing dengan penyerang Wolves lainnya, seperti Raul Jimenez, Diogo Jota, dan Adama Traore.
"Aku akan berusaha melakukan yang terbaik. Sekarang aku hanya berpikir tentang mengintegrasikan dengan baik dan melakukannya dengan baik di sana. Aku siap dan bersemangat untuk bergabung dengan Wolves. Ini tantangan besar bagiku," tutup Cutrone.
Baca Juga: Kehilangan Lisensi Juventus, EA Rugi Rp 11 Triliun
Cutrone adalah pemain didikan asli AC Milan yang mendapat kesempatan debut di tim utama pada musim 2016/2017 atau saat berusia 18 tahun. Ia sempat mencuri perhatian ketika menjadi top skor tim dengan torehan 18 gol pada musim 2017/2018.
Namun, karier striker Timnas Italia U-21 itu perlahan meredup karena kerap duduk di bangku cadangan. Ia kalah bersaing dengan Gonzalo Higuain yang dulu sempat dipinjamkan ke AC Milan. Kemudian, ketika Hugian pergi, Cutrone kambali terpinggirkan setelah manajemen Rossoneri mendatangkan Krzysztof Piatek.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jordi Cruyff Lagi Sibuk Cari Pelatih Baru untuk Ajax, Patrick Kluivert Masih Nganggur
-
2 Hal Menarik dari Rumor Kelme Jadi Brand Apparel Baru Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia vs Bulgaria: Ole Romeny Bakal Lawan Rekan Setimnya
-
Kondisi Terbaru Mees Hilgers: Nasib Ada di Tangan Erik Ten Hag
-
Tak Dipakai Mikel Arteta, Bek Arsenal Rp1 Triliun Berpotensi Hijrah ke Liverpool
-
Prediksi Semifinal Piala Liga Inggris Chelsea vs Arsenal: Rekor Buruk The Blues di Kandang Sendiri
-
Tak Mau Hormati Barcelona, Kylian Mbappe Kena Damprat Joan Laporta
-
Terungkap Umpatan Xabi Alonso ke Pemain Real Madrid Sebelum Dipecat, Mbappe Jadi Biang Kerok
-
Kilas Balik Anak John Herdman Bikin Gol ke Gawang Timnas Indonesia dan Buat STY Tertunduk
-
Harapan Umuh Muchtar usai John Herdman Diresmikan sebagai Pelatih Baru Timnas Indonesia