Suara.com - Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, belum menentukan siapa yang akan menjadi kapten tim pada musim 2019/2020. Ia masih galau pilih David de Gea atau Paul Pogba.
De Gea dan Pogba menjadi dua pemain yang berkandidat paling kuat untuk menjadi kapten Manchester United. Keduanya memiliki kelebihan masing-masing untuk menjadi pemimpin di lapangan.
De Gea sudah memasuki musim kesembilan bersama Manchester United. Loyalitas kiper asal Spanyol itu pun dianggap pantas untuk menjadi kapten tim. De Gea juga mendapat kesempatan untuk memakai ban kapten saat Setan Merah menang 1-0 atas Kristiansund.
Solskjaer tidak menampik dengan kemungkinan memberi ban kapten ke De Gea pada pertandingan resmi musim 2019/2020. Eks kiper Atletico Madrid itu dianggap sebagai sosok pemimpin yang tidak ragu untuk berbicara.
"Kami akan mengumumkan sesuatu secepatnya. Kami punya tipe kapten yang berbeda. Ada pemimpin-pemimpin yang vokal seperti David (de Gea), yang pantas setelah apa yang dia lakkan dan dia akan bermain di sebagian besar pertandingan," kata Solskjaer, dikutip dari Mirror.
Selain De Gea, ada Pogba yang sempat ditunjuk sebagai kapten Manchester United pada musim lalu. Eks gelandang Juventus itu sudah membuktikan kepemimpinan dengan mengantarkan Prancis menjuarai Piala Dunia 2018.
"Ya (Paul Pogba), tetapi itu belum (diputuskan). Jadi, kami punya beberapa kemungkinan dan ketika musim dimulai kami akan mengumumkan. Saya pikir itu tidak perlu dijelaskan (kualitas kepemimpinan Pogba). Kami akan membahasnya nanti," ujar nakhoda asal Norwegia itu.
Sebelumnya, ban kapten Manchester United kerap lekat di lengan Antonio Valencia. Namun, bek asal Ekuador itu telah meninggalkan Old Trafford karena kontraknya tidak diperpanjang oleh manajemen Setan Merah.
Baca Juga: 5 Berita Bursa Transfer Pemain Terkini, Nicolas Pepe Amunisi Baru Arsenal
Berita Terkait
-
Menuju Manchester United, Paulo Dybala Terima Rp 6 Miliar per Pekan
-
Dybala - Lukaku akan Murni Dibarter, Tak Ada Tambahan Uang
-
Ungguli Arsenal, Manchester United Berpeluang Besar Boyong Wonderkid Monaco
-
Man United Lepas Rp 1,540 Triliun, Maguire Segera Jadi Bek Termahal Dunia
-
Wayne Rooney: Harry Maguire Sangat Pas untuk Manchester United
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan