Suara.com - Thailand memastikan satu tempat di babak final Piala AFF U-15 2019. Tiket final berhasil diraih Thailand setelah menumbangkan timnas Indonesia di semifinal dengan skor 2-0, Rabu (7/8/2019).
Dua gol kemenangan dicetak oleh Niphitphon Wongpanya di menit 52 dan 70. Di final, Thailand akan menghadapi Malaysia yang mengalahkan Vietnam 3-1 di semifinal.
Jalannya Pertandingan
Permainan tempo lambat ditampilkan timnas Indonesia dan Thailand sejak peluit kick off dibunyikan. Di 15 menit pertama, kedua tim terlihat bermain hati-hati sembari mencari celah untuk menusuk ke jantung pertahanan lawan.
Timnas Indonesia yang lebih mendominasi di lini tengah, beberapa kali menebar ancaman. Namun semuanya kandas di kaki pemain bertahan lawan.
Memasuki menit 22, peluang didapat Valeron. Menyambut umpan lambung Marselino, Valeron memenangkan duel di udara. Sayang bola masih melambung di atas mistar gawang Thailand yang dikawal Kadiej Rungkitwattananukul.
Nyaris kebobolan, Thailand langsung bereaksi. Tekanan yang dilancarkan tim besutan Salvado Garcia sempat merepotkan barisan belakang Indonesia. Beruntung gawang I Made Kaicen belum ditembus.
Di menit 26, Thailand mendapat peluang lewat tendangan bebas. Namun peluang tersebut lagi-lagi kandas setelah bola dimentahkan Kadek.
Beberapa menit jelang jeda, tekanan yang dilancarkan Thailand semakin gencar. Kemelut beberapa kali terjadi menyusul miskomunikasi anak-anak asuh Bima Sakti, beruntung setiap peluang Thailand terpatahkan berkat kelincahan dan ketangguhan Kadek Arel.
Baca Juga: Timnas U-18 Dipuji Gadis Inggris Ini Usai Bantai Filipina di Piala AFF U-18
Lewat serangan balik, dua peluang didapat Marselino dan Faizal di menit 39 dan 40. Akan tetapi keduanya gagal mengubah papan skor setelah gagal mengarahkan bola ke gawang. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Thailand langsung tancap gas di babak kedua. Mencari gol cepat, gempuran dilancarkan ke pertahanan Indonesia.
Dua peluang didapat Thailand di menit 47. Lolos dari kawalan Niphitphon Wongpanya melepaskan tembakan keras yang masih mampu dibendung I Made.
Namun acaman belum usai. Bola liar disambut oleh Thanawar. Beruntung bagi Garuda Asia, Thanawar gagal memanfaatkan peluang emas tersebut.
Upaya keras tim tuan rumah akhirnya membuahkan hasil di menit 52. Melakukan gerak tipu yang berhasil mengelabui pemain belakang Indonesia, Niphitphon melepaskan sepakan keras yang gagal diantisipasi I Made. Thailand memimpin 1-0.
Tertinggal satu gol, timnas Indonesia langsung bereaksi. Peluang emas di dapat Wahyu Agong di menit 55. Akan tetapi gol urung tercipta setelah tandukkan Wahyu dimentahkan mistar gawang.
Berita Terkait
-
Perkuat Pertahanan, Dewa United Rekrut Bek Jebolan Timnas Indonesia U-16
-
Timnas Putri Indonesia Kalah 0-7 dari Thailand di Piala AFF 2025, Peluang Lolos Terancam
-
Siapa Fabio Azka? The Next Pratama Arhan yang 'Sulit' Ulang Tahun
-
Matthew Baker Keceplosan Ungkap Rahasia Tampil Garang saat Live Instagram, Wajib Dicontoh Pemain Timnas U-16
-
3 Bek Kiri yang Bisa Gantikan Mathew Baker jika Pindah Bela Australia
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?
-
Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%
-
Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran
-
Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti