Suara.com - Bek Barcelona Gerard Pique yakin bahwa Neymar akan meninggalkan Paris Saint-Germain (PSG) untuk kembali bergabung bersama dengan klub papan atas Liga Spanyol tersebut. Hal itu diungkap Pique menyusul gencarnya upaya Real Madrid untuk memboyong Neymar ke Santiago Bernabeu.
Diberitakan sebelumnya, rival abadi Barcelona itu menyodorkan tawaran yang begitu menggoda kepada PSG untuk mendapatkan Neymar. Dilansir Sky Sports, Madrid kabarnya menyodorkan 110 juta poundsterling atau sekitar Rp 1,9 triliun ditambah Luka Modric untuk Neymar.
Hanya saja, menurut Pique, keputusan akhir berada di tangan Neymar sendiri. Sebagaimana diketahui, pemain berpaspor Brasil itu meninggalkan Camp Nou demi PSG pada musim panas 2017 dengan transfer sebesar 222 juta euro.
Seiring perjalanan waktu, Neymar ternyata tidak betah. PSG yang sebelumnya berusaha mempertahankan pemain bintangnya itu, kini mulai jengah dan terdorong menjual Neymar.
"Semuanya terpulang kepada keputusan dia (Neymar)," kata Pique sebagaimana dikutip dari Twitter resmi Barcelona.
"Kami tentu saja berbicara mengenai dia meski mereka sebatas pembicaraan pribadi. Ia pemain fantastis baik di dalam maupun di luar lapangan. Kita lihat saja apa yang akan terjadi di masa depan."
Soal peluang Barcelona mempertahankan gelar La Liga di musim 2019/20, Pique cukup optimistis. Begitu pula dengan kompetisi Eropa Liga Champions, di mana Barcelona musim lalu secara mengejutkan disingkirkan Liverpool di babak semifinal.
"Saya sepakat bahwa gelar liga demikian penting," ungkap Pique.
"Raihan prestasi yang gemilang, karena mampu menghantar klub ini meraih gelar Liga Spanyol, untuk itulah kami siap fokus kepada Liga Champions dan boleh jadi tidak terlalu berminat dengan Copa. Ini layaknya rolet Rusia."
Baca Juga: Real Madrid Sodorkan Hampir Rp 2 Triliun + Modric untuk Dapatkan Neymar
"Bersama dengan klub ini, kami siap mengukir prestasi. Kami siap tampil lebih kuat dan lebih tangguh di ajang liga domestik," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
-
Jorge Messi Wafat, Lionel Messi Pimpin Prosesi Perpisahan dengan Penjagaan Ketat
-
Cek Fakta: Benarkah PSG Ingin Rekrut Bek Timnas Indonesia Jay Idzes?
-
Liverpool Siapkan Tawaran untuk Bradley Barcola, PSG Dikabarkan Bidik Pengganti
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD