Suara.com - Osas Saha menjadi salah satu pemain yang dipanggil oleh Pelatih Simon McMenemy untuk memperkuat timnas Indonesia di babak kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Malaysia dan Thailand. Pemain Tira-Persikabo itu mengaku tidak menyangka McMenemy tertarik dengan performanya di lapangan hijau.
Sebagaimana diketahui, Osas Saha merupakan salah satu pemain naturalisasi yang dipanggil oleh McMenemy. Pemain kelahiran Nigeria tersebut resmi menjadi WNI (Warga Negara Indonesia) sejak tahun 2018 lalu.
Sejak menjadi WNI, pemain berusia 32 tahun itu mengaku tidak pernah berambisi menjadi bagian dari skuat Garuda.
"Sebenarnya ya tidak (menyangka). Tapi bagi Tuhan ya tidak ada yang tidak mungkin," kata Osas Saha di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Rabu (14/8/2019).
"Sebenarnya tidak ya (ambisi masuk timnas). Tapi akhirnya saya punya kesempatan untuk banggakan tim yang saya bela ini dengan masuk tim nasional," jelasnya.
Ini merupakan pertama kalinya bagi Osas Saha berseragam Garuda. Oleh karena itu, ia sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantunya bisa memperkuat tim nasional.
"Ya saya berterima kasih ke seluruh masyarakat, dan juga saya terima kasih sama coach (Rahmad Darmawan) yang sudah memberikan saya kepercayaan. Saya janji akan tampil all out bersama Timnas, semoga saya bisa memberikan kinerja yang terbaik," pungkasnya.
Tentang tempat utama di timnas, Osas mengaku tidak ambil pusing. Baginya, seluruh pemain yang dipanggil ke timnas wajib kompak tanpa merasa ada persaingan.
Baca Juga: Lawan Bali United, Pelatih Tira-Persikabo: Pemain Wajib Kerja Keras
"Kita tidak ada persaingan ya karena kita berada dalam satu negara. Jadi kita semua adalah satu. Jadi semuanya ya satu, tidak ada lawan ataupun kawan di tim. Bagi saya tidak ada persaingan ya," pungkasnya.
Pertandingan melawan Malaysia akan berlangsung pada 5 September mendatang. Setelah itu pada 10 September 2019 timnas akan menghadapi Thailand. Kedua laga tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Tag
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal Ragnar Oratmangoen! Angkat Kaki dari Dender, Pulang ke Eredivisie?
-
Hanif Sjahbandi Bagikan Resep Sukses Jadi Pemain Profesional di Future Star Competition 2026
-
Titisan Calvin Verdonk! Timnas Indonesia Bisa Panggil Wonderkid Liga Jerman Tanpa Naturalisasi
-
Media Asing Sebut Skema Gol Republik Ceko di Piala Dunia 2026 Mirip Timnas Indonesia
-
Resmi Debut di Piala Dunia, Tijjani Reijnders Kenang Momen Didekati Timnas Indonesia
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Di Balik Swedia Bantai Tunisia, Yasin Ayari Menghancurkan Tanah Kelahiran Sang Ayah
-
Prediksi Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Koeman Blak-blakan Usai Belanda Imbang Lawan Jepang: Ini Standar Minimal Kami!
-
Tiba di AS, Timnas Iran Lansung Disambut Aksi Demonstrasi, Ini Biang Keroknya
-
Shin Tae-yong Dapat Kuasa Penuh di Persija Jakarta, Manajemen Siap Kasih Pemain Terbaik
-
Wonderkid Baru Barcelona Ini Bakal Jadi Penerus Mohamed Salah di Timnas Mesir Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Arab Saudi Vs Uruguay: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Tumbang di Laga Perdana, Moises Caicedo Ingin Timnas Ekuador Segera Bangkit
-
Pelatih Iran Jelang Lawan Selandia Baru: Kami Main untuk Rakyat, Bukan Politik!