Suara.com - Gaji megabintang Juventus Cristiano Ronaldo disebut-sebut lebih besar tiga kali lipat dibandingkan pemain-pemain lain yang berlaga di Liga Italia.
Dalam daftar yang dikutip Antara dari Gazzetta dello Sport, Ronaldo mendapatkan gaji sebesar 31 juta euro atau lebih dari Rp 480,6 miliar per tahun. Jumlah itu lebih besar 23 juta euro dari gaji yang didapatkan pemain dengan gaji terbesar peringkat kedua di Liga Italia, Matthijs de Ligt.
Rekrutan anyar Juventus dari Ajax itu dilaporkan mendapatkan delapan juta euro per tahun, dengan tambahan empat juta euro dalam bentuk bonus.
Peringkat ketiga dalam daftar perolehan gaji dihuni oleh pemain baru lainnya di Liga Italia Romelu Lukaku. Pemain Belgia tersebut menerima gaji 7,5 juta euro, dengan tambahan bonus sebesar 1,5 juta euro.
Gonzalo Higuain turun ke peringkat keempat setelah pada 2018 menduduki peringkat kedua di bawah Ronaldo. Ia dilaporkan menerima 7,5 juta euro.
Sementara itu pemain Juventus lainnya Paulo Dybala menduduki peringkat kelima dengan gaji sebesar 7,3 juta euro per tahun.
Menurut harian Italia tersebut, Juventus merupakan klub Liga Italia dengan pengeluaran gaji terbesar. La Vecchia Signora dilaporkan menggelontorkan uang sebesar 294 juta euro per tahun untuk menggaji para pemainnya.
Juventus telah memenangi delapan gelar Liga Italia berturut-turut dan memulai musim 2019/2020 dengan dua kemenangan.
Namun mereka berpeluang mendapat persaingan yang lebih berat pada musim ini, setelah raksasa Italia lainnya, Inter, mendatangkan pemain-pemain baru papan atas; Lukaku, Alexis Sanchez, dan Diego Godin.
Baca Juga: Ini Momen Saat Nemanja Matic dan Anaknya Menunggu Foto Bersama Ronaldo
Dalam daftar pengeluaran gaji, Inter memang berada di peringkat kedua di bawah Juve. Nerrazzuri mengeluarkan dana sebesar 139 juta euro untuk menggaji para pemainnya.
Sedangkan peringkat sepuluh besar klub yang mengeluarkan gaji terbesar berturut-turut dihuni AS Roma (125 juta euro), AC Milan (115 juta euro), Napoli (103 juta euro), Lazio (72 juta euro), Torino (54 juta euro), Fiorentina (50 juta euro), Cagliari (44 juta euro), dan Bologna (41 juta euro).
Berita Terkait
-
Skenario Real Madrid di Liga Champions 2026/2027: Arsenal dan Inter Milan Ujian Berat
-
Juventus Incar Emil Audero, Como Pasang Badan: Kiper Timnas Indonesia Tak Dijual!
-
Prediksi Al-Ettifaq vs Al-Nassr: Duel Tim Teratas, Akankah Ronaldo Main?
-
Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari
-
Media Italia Beberkan Keuntungan Juventus Andai Merekrut Emil Audero
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Bupati Bogor Respons Kasus Hukum, Dukung Pemberantasan Korupsi dan Hormati Prosedur
-
PSM Makassar Belanja Besar-Besaran, 10 Pemain Asing Sudah Dikunci
-
Viral Batu Suci Umat Hindu 31 Ton Ditemukan Pasca Banjir Nepal, Faktanya Seperti Ini
-
Aksi Represif Polisi di Demo DPR: Sweeping hingga Gas Air Mata Ditembakkan Langsung ke Massa
-
Kades Undar Andir Serang Diciduk Polisi Usai Kepergok Beli Narkoba, Ngaku Sudah 5 Kali Pakai
-
BPS Jawab Pertanyaan soal Perubahan Desil: Untuk Hindari Prasangka
-
Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
-
Kramat Jati Bersolek, Pramono Anung: Pedagang Kaki Lima Resmi Direlokasi ke Dalam Pasar
-
Jaringan Layanan Motor Listrik OMOWAY Kini Jangkau Berbagai Kota Besar di Indonesia
-
Relasi NU dan Pemerintah: Represi di Era Soeharto, 'Berbagi' Tambang di Masa Kini