Suara.com - Winger Persija Jakarta, Riko Simanjuntak mengaku tidak ada pengaruhnya ultimatum yang diberikan manajemen tim kepada Pelatih Julio Banuelos. Menurutnya, tim Persija tetap kompak seperti biasanya.
Sebelumnya, manajemen Persija memang memberikan ultimatum kepada Banuelos untuk bisa menang melawan PSIS, Minggu (15/9/5019). Beruntung, Macan Kemayoran --julukan Persija-- bisa menang dengan skor 2-1.
Riko mengatakan kemenangan tersebut tidak ada hubungannya dengan ultimatum manajemen. Baginya, kemenangan ini berkat kerja keras seluruh pemain.
"Sejak saya hadir di Persija sampai hari ini juga tidak pernah ada masalah satupun di Lersija di dalam tim, karena kita selalu kompak, selalu euforia juga. Kami punya senior juga yang sangat mendidik, walaupun dalam keadaan tegang begini mereka selalu mencairkan suasana," kata Riko dalam jumpa pers usai pertandingan.
Mantan pemain Semen Padang tersebut menjelaskan bahwa Pasukan Ibu Kota masih dalam proses. Ia yakin Persija bakal berkembang ke depannya.
"Makanya kita di tim tidak ada pernah masalah apapun, tapi memang ini sebagian dari proses. Kita percaya proses itu pasti ke depannya bisa lebih baik lagi tim Persija," jelasnya.
Dengan hasil ini, Persija mampu keluar dari zona degradasi. Kini, Ismed Sofyan dan kawan-kawan ada pada posisi 15 klasemen sementara Liga 1 2019.
Berita Terkait
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Jakmania Boikot Persija, Rizky Ridho Akhirnya Angkat Bicara: Kami Butuh Kalian!
-
Gonjang Ganjing Persija Jelang Kick Off Super League, Diboikot Jakmania Manajemen Ambil Langkah Ini
-
3 Slot Pemain Asing Masih Kosong, Persija Jakarta Tunggu Request Shin Tae-yong
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
30 Ribu Wisatawan Dieng Culture Festival Dibidik QRIS, Transaksi UMKM Makin Digital
-
Sepotong Rendang Pelepas Rindu
-
Lagi Capek-capeknya Hidup? Lagu 'Bersenja Gurau' Raim Laode Ini Wajib Kamu Dengar
-
Karhutla Menggila di Berbagai Daerah, Kemarau Ekstrem Atau Sengaja Dibakar?
-
Pembangunan Sementara Desa Adat Sade Ditargetkan Tuntas Sebelum Agenda MotoGP Mandalika
-
Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global Melalui Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026
-
Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim
-
Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Kini Rp2,67 Juta per Gram
-
Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM
-
Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat