Suara.com - Penyerang andalan Tottenham Hotspur, Harry Kane kecewa dengan hasil imbang yang didapat timnya saat bentrok dengan tuan rumah Olympiacos Piraeus.
Tottenham harus puas dengan hasil imbang 2-2 saat melawat ke Stadion Georgios Karaiskakis, Athena, Yunani, dalam laga matchday 1 Grup B Liga Champions, Kamis (19/9/2019) dini hari WIB.
Hasil ini memang mengecewakan, pasalnya Tottenham sempat memimpin 2-0 melalui gol Kane dari eksekusi penalti serta sepakan keras Lucas Moura.
Namun, tuan rumah kemudian bangkit melalui gol Daniel Podence dan penalti Mathieu Valbuena.
"Secara keseluruhan kami kecewa, karena ini merupakan pertandingan yang ingin kami menangi. Namun, kami harus mengevaluasinya dan berusaha memperbaikinya," ucap Kane seperti dikutip laman resmi UEFA.
Meski kecewa gagal mengamankan kemenangan, Kane menyatakan satu poin di kandang lawan ini bukan catatan buruk.
Kapten Timnas Inggris itu kemudian membandingkannya dengan start Tottenham di Liga Champions musim lalu. Meski melakoni start yang tak ideal, Tottenham faktanya berhasil menembus final Liga Champions 2018/2019.
Karena itu, Kane menyebut timnya tak perlu panik dengan hasil minor di Yunani ini.
"Musim lalu kami tidak mengawalinya dengan baik dan harus mengejar (poin tim lain). Ini baru pertandingan pertama di Liga Champions musim ini, kami yakin dapat melaju (ke fase gugur). Tak perlu panik," sesumbarnya.
Baca Juga: Ditahan Imbang Olympiakos, Pochettino Kecewa dengan Anak Asuhnya
Tottenham selanjutnya akan bertindak sebagai tuan rumah saat menghadapi raksasa Jerman, Bayern Munich pada laga matchday 2 Grup B. Partai ini akan dihelat 2 Oktober mendatang.
Berita Terkait
-
Inggris Gugur, Harry Kane Sesali Taktik Parkir Bus saat Dibungkam Argentina
-
Harry Kane Kritik Taktik Bertahan Inggris Penyebabkan Kekalahan Menyakitkan dari Argentina
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Statistik Buktikan Inggris Terlalu Bergantung Kane-Bellingham, Jadi Bumerang saat Lawan Argentina?
-
Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung