Foton Targetkan Perluas Ekspansi Diler di Indonesia, Infrastruktur Jadi Tantangan...

Jum'at, 18 September 2026 | 19:24 WIB
Jajaran produk Foton yang sudah dihadirkan di Indonesia. (Foto: Foton)
BACA 10 DETIK
  • Foton Indonesia berencana menambah diler baru di Batam pada akhir tahun 2026 serta meneliti Medan dan Makassar.
  • Perusahaan fokus memasarkan kendaraan niaga listrik murni dengan tantangan utama mengedukasi konsumen pengusaha di Indonesia.
  • Foton merakit kendaraan secara lokal di Pulo Gadung Jakarta dengan tingkat komponen dalam negeri mencapai 36,25 persen.

Suara.com - Foton Indonesia terus berupaya melebarkan ekspansi bisnis di Tanah Air dengan memperluas jaringan purna jual disejumlah kota besar.

Dalam pemaparannya, Marketing Dept. Head Foton Indonesia, Adhiguna Wibowo, Foton berniat untuk menambah satu jaringan diler lagi pada akhir tahun ini.

"Foton ekspansi diler tahun ini satu lagi di Batam. Sedangkan yang sudah eksis saat ini ada di Jakarta, Surabaya, dan Bali," kata pria yang akrab disapa Adhi ini, Jumat (18/9/2026).

Adhi menambahkan, kedepan Foton akan hadir di kota-kota yang memang secara infrastruktur sudah memadai. Jadi sejauh ini memang masih studi juga sejauh manaa kesiapan titik-titik yang akan dihadirkan nanti.

"Sejauh ini Medan dan Makassar jadi kota yang memang sedang kami studi. Mudah-mudahan bisa dibuka tahun depan," ungkapnya.

Sejauh ini Foton masih berfokus pada kendaraan niaga bertenaga listrik murni di Indonesia.

Kepercayaan konsumen dinilai masih menjadi salah satu tantangan tersendiri yang perlu di edukasi. 

Jajaran produk Foton yang sudah dihadirkan di Indonesia. (Foto: Foton)

"Tantangan memang lebih ke kepercayaan konsumen. Jadi kita mesti edukasi, karena kita beli itu kebanyakan masih pengusaha. Sudah gitu niaga listrik itu masih jarang sekali," jelas Adhi.

Foton Dirakit di Indonesia

Foton menunjukan komitmen mereka dengan merakit kendaraan mereka di Indonesia (CKD) di fasilitas Indomobil, Pulo Gadung, Jakarta, khususnya untuk model eMILER, eAUMARK, dan eTRUCKMATE.

Langkah ini tidak hanya memastikan kesiapan suplai unit secara berkelanjutan, tetapi juga memungkinkan penyesuaian kendaraan dengan kebutuhan pasar domestik sekaligus mempercepat waktu distribusi ke pelanggan.

Selain itu, kendaraan yang dirakit telah mencapai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 36,25%, sebagai bentuk kontribusi terhadap industri otomotif nasional.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com