Suara.com - Laga lanjutan kompetisi Liga 1 antara tuan rumah Persela Lamongan melawan Bhayangkara Fc akhirnya berkesudahan dengan skor imbang alias sama kuat.
Bermain di Stadion Surajaya, Lamongan, Persela sebenarnya sempat kesulitan menghadapi tim tamu, terutama di babak awal. Dan terbukti, Bhayangkara justru yang lebih dulu mencuri gol, tepatnya lewat kaki Lee Yu-jun.
Gol yang dicetak Yu-jun itu tercipta pada menit ke-23. Saat itu, dalam sebuah upaya serangan, dari posisi tengah di luar kotak penalti, Yu-jun berinisiatif melepaskan tendangan keras ke gawang Persela, yang nyatanya masuk di pojok bawah gawang dan tak terjangkau oleh kiper.
Keunggulan 1-0 untuk Bhayangkara itu lantas bertahan hingga waktu jeda. Persela yang tak mau dibuat malu, pun terus berusaha keras untuk mengejar ketinggalan dan mendapatkan gol balasan.
Gol penyeimbang akhirnya didapat oleh Persela di menit ke-68, tepatnya lewat kaki Ahmad Birrul Walidain. Lolos dari jebakan offside saat mendapat umpan terobosan cantik dari Alex Dos Santos, Walidain berhasil mengecoh kiper Bhayangkara untuk menceploskan bola ke gawang.
Persela sebenarnya berkesempatan menang dalam laga ini, andai saja hadiah tendangan penalti yang didapat bisa berbuah gol. Nyatanya, eksekusi Dos Santos itu bisa ditebak dan ditepis dengan baik oleh kiper Bhayangkara.
Skor 1-1 pun akhirnya bertahan sampai laga usai. Hasil yang membuat kedua tim tidak banyak beranjak dari posisi mereka saat ini di klasemen sementara Liga 1, masing-masing di urutan ke-10 (BhayangkaraFC) dan 15 (Persela).
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Hujan Deras Tak Surutkan Militansi Suporter Garuda, Pakansari Membara Jelang Indonesia vs Vietnam
-
Bahlil Rem Ekspor Batu Bara, Ekonomi Daerah Terancam Tak Lagi Membara
-
Sosok Pemotor Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Terungkap, Ini Penjelasan Polisi
-
Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II Teridentifikasi, DVI Pastikan Bukan Tewas Terbakar
-
23 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus untuk Bapak-Bapak, Murah dan Pasti Kepakai
-
Hujan Deras Guyur Pakansari, Pertanda Timnas Indonesia Hujani Vietnam dengan Banyak Gol?
-
Dedi Kusnandar: Persib Bandung Siap Hadapi Persija di Semifinal Piala Presiden 2026
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Melambat di Triwulan II 2026
-
Wanita Tewas Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Ternyata Mantan Istri Polisi, Apa Motifnya?