Suara.com - Fullback gaek sekaligus kapten Persib Bandung, Supardi Nasir berhasrat membawa timnya meraup poin penuh saat menjamu PSIS Semarang dalam laga pekan ke-27 Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (6/11/2019) malam.
"Yang terpenting kita mengambil tiga poin penuh," kata Supardi di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Bandung, Selasa (5/11/2019).
Maung Bandung --julukan Persib-- sendiri sedang dalam performa menanjak. Skuat asuhan Robert Alberts tak terkalahkan dalam empat laga sebelumnya.
"Hari ini persiapan terakhir kita untuk pertandingan nanti. Saya berharap tren positif kita tetap berlanjut. Namun, kita tahu PSIS tidak mudah dikalahkan. Walaupun kita main di Bandung, mereka tetap solid," tutur Supardi.
Pemain berusia 36 tahun itu pun meminta para penggawa Persib untuk tidak menganggap enteng PSIS.
Musababnya, skuat berjulukan Laskar Mahesa Jenar itu pun baru saja menggasak tamunya, PSS Sleman dengan skor 3-0 dalam laga sebelumnya.
"Jangan overconfident ketika kita main di Bandung, karena yang kita hadapi bukan tim yang lemah. Penting untuk para pemain tahu itu," ujar Supardi.
"Saya berharap pemain bisa fokus untuk pertandingan nanti dan berharap Bobotoh memenuhi stadion karena itu penting untuk para pemain," tukasnya.
Sementara itu, pelatih kepala Persib, Robert Alberts mengakui akan mengantisipasi pergerakan dua pemain asing PSIS, yakni Caludir Marini Junior dan Jonathan Cantillana.
Baca Juga: Demi Piala Dunia U-20, Tri Rismaharini Sidak ke GBT
Menurut Robert, Marini dan Jonathan telah membawa perubahan gaya bermain bagi PSIS.
"Tim lawan punya pemain tambahan dan itu positif untuk mereka, apalagi mereka sudah saling mengerti satu sama lain. Tapi, kami sudah bersiap dan memahami bagaimana cara mereka bermain," papar Robert di kesempatan yang sama.
Pelatih kawakan asal Belanda itu menilai laga nanti akan menjadi laga yang menarik lantaran kedua tim sama-sama ngotot ingin memenangkan pertandingan.
Maung Bandung pasti berharap bisa mengamankan tiga poin di kandang sendiri. Sementara Laskar Mahesa Jenar harus mengumpulkan poin guna naik dari papan bawah klasemen sementara Liga 1 2019.
"Akan menjadi laga yang menarik karena PSIS adalah tim tangguh dengan penyerangan yang berbahaya, dan mempunyai pemain asing sangat bagus. Mereka sangat mobile, mereka berkombinasi dengan sangat baik," tandas Robert.
Persib terkini bercokol di peringkat kedelapan klasemen sementara Liga 1 2019 dengan torehan 34 poin dari 25 pertandingan yang telah dilakoni.
Adapun PSIS masih tertahan di peringkat ke-13 klasemen dengan mengoleksi 28 poin dari 25 laga.
Kontributor : Aminuddin
Berita Terkait
-
Rumor Panas! Persib Boyong Luka Modric? Igor Tolic: Masih Ada Tempat untuk Dia
-
Haram Lengah! Persib Bandung Diminta Tampil Sempurna saat Hadapi Manila Digger
-
Persib Bandung Luncurkan Jersey Musim Kompetisi 2026/2027
-
Terungkap! Ini Perbedaan Jersi Persib Musim 2026/2027 yang Wajib Diketahui Bobotoh
-
Beckham Kirim Pesan untuk Bobotoh: Doa Kalian Jadi Energi Persib Hadapi Manila
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan