Suara.com - PSS Sleman gagal meraih kemenangan saat menjamu Bali United dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (6/11/2019). Tim berjuluk Super Elang Jawa itu ditahan imbang tanpa gol.
Hasil tersebut tentu cukup disayangkan suporter PSS Sleman. Sebab, Bagus Nirwanto dan kolega bermain di rumah sendiri dan mendapat dukungan penuh dari suporter setianya.
Namun, Seto Nurdiyantoro selaku pelatih PSS Sleman menilai raihan satu poin atas Bali United adalah hasil yang pantas karena perbedaan kualitas pemain kedua tim.
"Dari hasil tentu enggak maksimal, tetapi saya syukuri. Karena seperti yang saya bilang, sisa pertandingan yang penting meraih poin, entah satu atau tiga," kata Seto Nurdiyantoro saat konferensi pers.
"Mungkin hasil ini tidak memuaskan untuk manajemen dan suporter, tetapi bagi saya ini hasil yang pantas. Maksud saya, kalau dibandingkan kualitas pemain, kami beda jauh," imbuhnya.
"Apapun itu, kami harus lebis fokus dan konsestrasi di setiap pertandingan," tuturnya menutup.
Tambahan satu poin membuat PSS Sleman saat ini tertahan di posisi kelima klasemen sementara dengan raihan 40 poin dari 27 pertandingan, sementara Bali United tetap kokoh di puncak dengan koleksi 56 poin.
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Liga 1 2019: Persib Bandung vs PSIS Semarang
-
PSM Makassar Digdaya, Kalteng Putra Gagal Beranjak dari Dasar Klasemen
-
PSS Sleman vs Bali United Berakhir dengan Skor Kacamata di Maguwoharjo
-
Sowan ke Markas Persib Bandung, PSIS Semarang Punya Target Ambisius
-
Ulu Hati Robek Tiga Sentimeter, Brian Ferreira Akhiri Musim Lebih Cepat
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga