Suara.com - Manchester United diklaim telah menetapkan gelandang sentral muda penuh potensi milik Rennes, yakni Eduardo Camavinga sebagai salah satu target utama di bursa transfer mendatang.
Camavinga disebut-sebut diproyeksikan kubu Man United sebagai suksesor alias pengganti sang gelandang andalan, Paul Pogba yang siap dilego.
Seperti diketahui, Pogba telah santer dikaitkan dengan pintu keluar Man United.
Pada musim panas 2019 lalu, gelandang berusia 26 tahun itu bahkan secara frontal telah menyatakan hasratnya untuk mencari tantangan baru, tentunya dengan cara menginggalkan Man United.
Pogba akhirnya bertahan di Old Trafford saat jendela transfer ditutup, namun rumor kepindahannya menuju Real Madrid ataupun Juventus belum juga mereda.
Diklaim The Sun, manajemen Man United pun akhirnya siap untuk melego Pogba pada bursa transfer musim panas tahun depan.
Kubu The Red Devils --julukan Man United-- bahkan telah menetapkan target transfer yang nantinya akan diplot sebagai pengganti Pogba. Dia adalah Camavinga.
Sebagai informasi, Camavinga saat ini merupakan pilihan utama di starting XI Rennes, meski sang gelandang baru berusia 17 tahun! Ia juga sudah tampil reguler di Timnas Prancis U-21.
Camavinga praktis selalu tampil bersama tim utama Rennes di semua kompetisi pada musim 2019/2020 ini. Sang gelandang tengah hanya sekali absen, yakni di laga Liga Europa itupun lantaran suspensi kartu merah.
Baca Juga: Ukraina Tak Terkalahkan di Kualifikasi, Sheva Pede Tatap Piala Eropa 2020
Di Liga Prancis musim ini, Camavinga bahkan selalu turun sebagai starter untuk Rennes dari 13 matchweek yang telah berjalan.
Camavinga sendiri merupakan pemain jebolan akademi Rennes yang sukses menembus tim senior klub berjuluk Les Rennais tersebut di musim lalu.
Sebagai gelandang sentral, pemain bertinggi 182 cm itu fasih bermain sebagai jangkar ataupun gelandang box-to-box.
Kemampuannya dalam menguasai bola, operan-operan ataupun through pass yang akurat, serta keahlian menggiring bola menjadi atribut utama pemain yang kabarnya juga diminati Barcelona, AC Milan, dan Paris Saint-Germain tersebut.
Berita Terkait
-
Carlos Baleba Bisa Ubah Wajah Lini Tengah Manchester United, Solusi Kejar Gelar Premier League?
-
Dikontrak 5 Tahun Manchester United, Carlos Baleba Resmi Kenakan Nomor Keramat
-
Samai Rekor Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes Jadi Pemain Terbaik PFA 2025/2026
-
Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City
-
Berharap Seri, Hull City Justru Bikin MU Kalah dan Putus Rekor 52 Tahun
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar