Suara.com - Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurjaman atau yang kerap disapa Djanur tidak ingin mengungkit rekor pribadinya yang cukup baik saat menghadapi Persib Bandung.
Dari lima pertemuannya dengan Persib, Djanur berhasil memenangi empat pertandingan. Tiga pertandingan dimenangkan saat melatih klub Persebaya Surabaya, sedangkan satu kemenangan lainnya diraih saat melatih PSMS Medan.
"Dari semenjak saya masih di sini (melatih Persib), saya tidak pernah memperhitungkan statistik, selalu tidak menjadi acuan, saya tidak ingin mengungkit itu," kata Djanur di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Sabtu.
Selain itu, menurutnya klub Maung Bandung yang pernah ia bawa menjuarai liga di musim tahun 2014 itu kini sedang dalam tren yang positif. Maka dari itu, ia mengesampingkan statistik rekor baiknya tersebut.
"Kami besok akan melakukan kerja berat karena Persib sedang dalam perfoma yang baik, saya tidak ingin mengingat tren positif saya secara individu menghadapi Persib," lanjut Djanur seperti dilansir Antara.
Kerja berat itu, kata dia, akan dilancarkan oleh skuat Laskar Antasari karena mengingat Persib Bandung yang kini sedang menargetkan untuk masuk ke peringkat lima besar klasemen.
Apalagi Persib saat ini cukup memiliki proses yang meningkat setelah kedatangan tiga pemain asing baru. Sebagai mantan pelatih Persib, ia rasa tiga pemain itu cukup berkontribusi bagi tren positif Maung Bandung.
"Kehadiran pemain baru itu berpengaruh sekali, buktinya kita lihat enam pertandingan lalu, Persib tidak kalah, artinya tim Persib lagi ada proses," kata dia.
Namun di sisi lain, menurutnya klub yang ia asuh itu perlu mencuri poin di kandang Maung Bandung untuk menjauhi zona degradasi. Barito Putera kini berada di peringkat ke-14 dengan perolehan 30 poin.
"Kita tahu Persib lagi bagus, sementara kami masih ada di zona merah, artinya pertandingan besok sangat penting bagi kami untuk mendobrak posisi," kata Djanur.
Barito Putera akan bertandang menghadapi Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1 musim 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (24/11). Persib Bandung yang menargetkan masuk lima besar klasemen berada peringkat ke-6 dengan perolehan 40 poin, satu tingkat di bawah Arema FC.
Berita Terkait
-
Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Rumor Panas! Persib Boyong Luka Modric? Igor Tolic: Masih Ada Tempat untuk Dia
-
Haram Lengah! Persib Bandung Diminta Tampil Sempurna saat Hadapi Manila Digger
-
Persib Bandung Luncurkan Jersey Musim Kompetisi 2026/2027
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar