Suara.com - Mantan kapten Arsenal yang kini menjadi asisten pelatih di Manchester City, Mikel Arteta bakal segera diumumkan sebagai manajer anyar The Gunners --julukan Arsenal-- dalam beberapa hari ke depan. Ini merupakan klaim dari ESPN, Selasa (17/12/2019).
Namun demikian, kubu Man City kabarnya amat kecewa terhadap cara pihak Arsenal dalam memburu servis Arteta.
Disebutkan jika pihak Arsenal lewat sang kepala perunding, Huss Fahmy serta direktur pelaksana Vinai Venkatesham sudah pergi ke Manchester, setelah The Gunners dipermalukan Man City 0-3 pada laga lanjutan Liga Inggris 2019/2020 akhir pekan lalu, serta menghabiskan waktu dua jam di rumah Arteta di Cheshire untuk membahas posisi pelatih tersebut.
Kini segalanya bergerak cepat. Arteta pun disebut telah bertemu dengan Josh Kroenke, putra dari sang pemilik Arsenal, Stan Kroenke.
Yang menarik, kubu Man City dipercaya belum menerima pendekatan resmi untuk Arteta.
ESPN menyebut jika bos-bos Man City terkejut karena tidak pernah diajak berbicara oleh manajemen Arsenal, baik resmi maupun tidak, perihal asisten pelatih mereka itu. Sekalipun demikian, board Man City diyakini tidak akan menghalang-halangi pria Spanyol itu jika ingin comeback dan menukangi Arsenal.
Yang perlu dicatat, jika Arteta menerima pinangan Arsenal dan memutuskan bersedia menggantikan pelatih sementara Freddie Ljungberg, maka Arsenal diwajibkan membayar fee kompensasi ke kubu Man City yang kabarnya bernilai jutaan pounds.
Arteta (37 tahun) selama lima tahun membela panji Arsenal sebagai pemain di bawah kepelatihan Arsene Wenger (dari 2011 sampai 2016), sebelum menghabiskan tiga setengah tahun menjadi asisten bagi Pep Guardiola di Man City.
Arteta masih terikat kontrak dengan Man City sampai 2021, namun mantan gelandang andalan Everton itu dipercaya hanya tinggal menunggu waktu saja untuk diresmikan sebagai manajer Arsenal yang baru.
Baca Juga: Selamatkan Muka Man United, Solskjaer: Mason Greenwood memang Luar Biasa!
Freddie Ljungberg sendiri disebut akan dipertahankan Arsenal. Ia akan menjadi tangan kanan Arteta sebagai asisten pelatih.
Berita Terkait
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik