Suara.com - Persija Jakarta akan dijamu oleh tuan rumah Kalteng Putra pada pertandingan pekan terakhir Liga 1 2019 di Stadion Tuan Pahoe, Palangkaraya, Sabtu (21/12/2019) sore WIB. Namun, laga pekan pamungkas ini tidak akan dihadiri oleh suporter tuan rumah.
Hal ini dikarenakan Kalteng Putra sedang dihukum oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Komdis memberikan sanksi kepada Kalteng Putra setelah suporter mereka masuk ke dalam lapangan usai pertandingan lanjutan Liga 1 2019 kontra Madura United di Stadion Tuah Pahoe, 6 Desember 2019.
Pada laga tersebut, tuan rumah kalah dari tim tamu dengan skor telak 1-4. Tak terima tim kesayangannya dipermalukan, suporter pun merangsek ke dalam lapangan berbuat ricuh.
Hukuman ini merupakan hasil sidang Komdis PSSI pada 13 Desember lalu. Itu berarti laga terakhir Kalteng Putra di Liga 1 2019, yakni laga kandang melawan Persija tidak akan disaksikan oleh para pendukung mereka di stadion.
Asisten pelatih Persija Jakarta, Sudirman pun berharap hal ini bisa menjadi sebuah keuntungan buat timnya. Namun, ia meminta kepada Marko Simic dan kawan-kawan untuk tetap fokus dan tidak lengah.
"Semoga ini jadi keuntungan buat kita. Dalam sepakbola, kadang tanpa suporter bisa pengaruhi motivasi tuan rumah untuk tampil. Tapi, ada atau tanpa penonton, kita harus berikan performa terbaik demi bisa menang," kata Sudirman dalam konferensi pers jelang pertandingan kontra Kalteng Putra.
Pertandingan melawan Persija sekaligus menjadi yang terakhir bagi Kalteng Putra di Liga 1. Pasalnya, musim depan mereka harus berkompetisi di Liga 2 setelah dipastikan terdegradasi.
Saat ini Kalteng Putra adalah juru kunci klasemen Liga 1 2019 dengan perolehan 31 poin dari 33 pertandingan. Sementara itu, Persija ada di posisi ke-13 klasemen dengan perolehan 41 poin.
Baca Juga: Lawan Kalteng Putra di Pekan Terakhir, Persija Turunkan Pemain Pelapis
Berita Terkait
-
Dari Jantung Pertahanan ke Lini Tengah, Ini Kunci Sukses Jordi Amat di Persija
-
Sering Terlihat Kesal, Allano Lima Tegaskan Bukan Pemain Tempramen
-
Persija Jakarta Samai Poin Persib, Andritany Tegaskan Asa Juara Masih Ada
-
Jadi Man of the Match Persija, Allano Lima Jelaskan Soal Kartu Kuning
-
Jordi Amat Jadi Gelandang Persija, Solusi Cerdas John Herdman Untuk Lini Tengah Timnas Indonesia?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
5 Kandidat Pemain Pria Terbaik di PSSI Awards 2026
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
Siapa yang Bakal Jadi Pesepak Bola Pria Terbaik versi PSSI, Ini Kandidatnya
-
Sidang CAS Digelar Hari Ini, Malaysia Terancam Gagal Susul Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027
-
Pernah Menang, Victor Osimhen Justru Takut Bertemu Liverpool di 16 Besar Liga Champions
-
JadI Korban Rasis, Benarkah Vinicius Jr Punya Nenek Moyang dari Afrika?