Suara.com - Bomber Persija Jakarta, Marko Simic berhasil mencatatkan namanya sebagai Top Skor Liga 1 2019. Simic berhasil mengemas total 28 gol dalam satu semusim.
Simic sukses unggul jauh dengan dua pesaing terdekatnya yakni striker Madura United, Alberto Goncalves yang mengemas 18 gol, serta bomber Persela Lamongan dan Alex Silva dengan 17 gol.
Atas capaianya ini, Simic mengaku senang bisa menjadi pencetak gol terbanyak Liga 1 2019. Namun, keberhasilannya ini disebut Simic tak lepas dari dukungan dan kerja keras rekan-rekan satu tim di Persija.
"Saya ingin berterima kasih kepada Tuhan karena memberi saya kesehatan yang baik selama musim yang panjang, dan tidak lupa kepada rekan-rekan saya yang membantu saya untuk bisa jadi top skor di musim ini," kata Simic dalam keterangan resmi yang diterima suara.com, Minggu (22/12/2019) malam.
Lebih jauh, pemain berusia 31 tahun tersebut menyebut kerja kerasnya membuahkan hasil. Pemain bernomor punggung sembilan itu mengaku tidak mudah sebagai pemain untuk selalu konsisten dalam hal mencetak gol.
"Tentunya saya sangat bangga karena tidak mudah tampil konsisten dan bermain di setiap pekan ya dalam dua musim. Selain itu ditambah juga dengan tekanan yang sangat tinggi untuk selalu mencetak gol setiap pertandingan," ia menambahkan.
"Saya harap saya bisa mempertahankannya dan bisa bermain lebih baik di musim yang akan datang. Terimakasih Persija dan Jakmania. Ini gelar juga saya persembahkankan bagi keluargaku dan keponakan kecilku," ungkapnya.
Memang pada musim ini ketajaman Simic luar biasa. Bahkan ia sukses mencatatkan dua hattrick dan satu quattrick di Liga 1 2019.
Hattrick pertama Simic tercipta saat Persija kalah 3-5 dari Tira-Pesikabo pada pekan kesembilan Liga 1 2019. Tiga gol selanjutnya dilesakkannya ketika Persija sukses mengalahkan Madura United 4-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 13 Desember lalu.
Baca Juga: Kalah 0-2, Man United Dipermalukan Watford di Vicarage Road
Sementara quattrick atau empat gol yang dibuat Simic tercipta saat Persija berhasil mengalahkan Borneo FC 4-2 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, 11 November lalu.
Berita Terkait
-
Persija Jakarta akan Kedatangan 1 Pemain Asing Baru, Shin Tae-yong Kasih Bocoran
-
Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS
-
Jakmania Boikot Launching Persija Jakarta, Bung Ferry Sampaikan Peringatkan
-
Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala
-
Brimob Sterilisasi JIS dari Tribun Sampai Ruang Ganti Jelang Duel Persija vs Brisbane Roar
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar