Suara.com - Chelsea sukses memetik kemenangan 2-0 atas Nottingham Forest pada laga babak ketiga Piala FA, di Stamford Bridge, Minggu (5/1//2020) malam WIB.
Pada laga tersebut, dua gol Chelsea masing - masing dicetak oleh Callum Hudson-Odoi dan Ross Barkley di babak pertama.
Sementara Nottingham Forest sempat mendapatkan hadiah penalti dan juga mencetak gol namun akhirnya dibatalkan dari hasil pantauan Video Assistant Referee (VAR)
Dengan kemenangan itu Chelsea pun dipastikan melangkah ke babak keempat. Sementara undian Piala FA babak keempat baru akan digelar Senin (6/1/2020) besok.
Jalannya Pertandingan
Chelsea sudah memimpin 1-0 saat laga baru berjalan enam menit. Gol dicetak oleh Callum Hudson-Odoi lewat sepakan kaki kirinya setelah memanfaatkan umpan Pedro.
Chelsea masih melanjutkan tekanannya. Pada menit ke-13, sepakan kaki kanannya Fikayo Tomori menyambut sepak pojok Emerson masih melenceng di sisi kanan gawang Nottingham Forest.
Pada menit ke-20, ancaman dari Pedro lewat tembakan kaki kanannya masih dapat diblok. Tekanan terus dilakukan oleh skuat besutan Frank Lampard.
Nottingham nyaris mendapat hadiah penalti pada menit 23 setelah Alex Mighten dilanggar, namun wasit menganulir keputusan penalti itu karena Mighten lebih dulu offside.
Baca Juga: Link Live Streaming Liverpool vs Everton
Pada menit ke-33, Chelsea unggul 2-0. Gol tersebut dicetak oleh Ross Barkley setelah menyelesaikan crossing cantik Hudson-Odoi dari sisi kiri pertahanan Nottingham.
Skor 2-0 bagi Chelsea tersebut bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Nottingham Forest sempat memberikan perlawanan namun usaha Joao Carvalho masih dapat diamankan Wilfredo Caballero.
Setelah itu, Chelsea kembali mendominasi pertandingan dan melanjutkan tekanannya. Menit 59 Chelsea berpeluang menambah gol namun sundulan Barkley masih membentur tiang gawang.
Sementara gol yang dicetak oleh Ryan Yates harus dianulir oleh tayangan ulang VAR karena dianggap sudah dalam posisi offside sebelum menggetarkan jala gawang Caballero.
Chelsea mendominasi penguasaan bola dengan banyak serangan, namun penyelesaian akhir yang kurang baik. Skor 2-0 bertahan hingga laga usai.
Susunan pemain:
Berita Terkait
-
Dominasi Inggris di Liga Champions, 7 Klub Premier League Tembus 16 Besar
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Liam Rosenior Mendadak Beri Pujian Joao Pedro, Ada Apa?
-
Siap-siap! Todd Boehly Janji Boyong Chelsea dan LA Lakers ke Indonesia Usai Bertemu Prabowo
-
Eks Calon Pelatih Timnas Indonesia Debut Manis, Banjir Pujian dari Anak Asuhnya
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Menemukan Ketenangan dalam Islam Usai Pensiun, Cerita Bek Nyentrik Abel Xavier yang Mualaf
-
Pundit Belanda Desak Maarten Paes Cs Tak Lagi Dilatih Fred Grim
-
Snoop Dogg Bikin Heboh di Swansea City, Pelatih Lawan Spill Bau Tak Biasa di Lorong Stadion
-
Maarten Paes Baru Debut di Ajax, Posisinya Justru Terancam Karena Kebijakan Jordi Cruyff
-
Inter Milan Disingkirkan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Bakal Diganti Diego Simeone?
-
Jelang Juventus vs Galatasaray, Okan Buruk Ingatkan Victor Osimhen Cs Tetap Injak Bumi
-
4 Bintang Naturalisasi Timnas Indonesia yang Memilih Menjadi Mualaf
-
3 Pemain Timnas Indonesia Berjuang untuk Terhindar dari Zona Degradasi
-
70 Orang Tewas, Jalanan Meksiko Jadi Arena Pembantaian, FIFA Cuma Bilang Begini
-
Mimpi Piala Dunia 2030, Ini 11 Pemain Keturunan Baru yang Bisa Perkuat Timnas Indonesia