-
Chelsea resmi menantang Arsenal dalam perburuan penyerang muda Bournemouth, Eli Junior Kroupi, musim panas ini.
-
Bournemouth menegaskan bahwa striker berusia 19 tahun pemecah rekor gol remaja tersebut tidak dijual.
-
Eli Junior Kroupi menjadi komoditas panas setelah mencetak 13 gol pada musim debutnya di Inggris.
Suara.com - Persaingan sengit di luar lapangan kini memanas setelah Chelsea secara resmi ikut memburu tanda tangan penyerang muda milik Bournemouth, Eli Junior Kroupi.
Langkah agresif kubu Stamford Bridge ini dipastikan bakal mengganggu rencana Arsenal yang sudah lebih dulu memantau perkembangan sang pemain.
Dibahas Daily Mail, sektor lini serang menjadi medan pertempuran baru bagi dua raksasa London ini demi mengamankan talenta paling menjanjikan di Eropa.
Chelsea dilaporkan terus memantau situasi internal sang pemain demi curi start pada jendela transfer musim panas mendatang.
Meskipun demikian, manajemen Bournemouth langsung membentengi aset berharganya tersebut dengan menegaskan statusnya yang tidak dijual.
Ketertarikan Arsenal terhadap penyerang berusia 19 tahun ini sebenarnya menyimpan cerita yang cukup unik dan emosional.
Gol krusial Kroupi ke gawang Manchester City pada laga tengah pekan lalu menjadi penentu keberhasilan skuad Mikel Arteta mengunci gelar juara.
Namun, Arsenal kini tidak bisa melenggang sendirian karena Chelsea siap memberikan tawaran finansial yang jauh lebih menggiurkan.
Di bawah kendali Xabi Alonso, The Blues memang sedang berburu amunisi matang tanpa menutup pintu bagi talenta muda.
Baca Juga: Arsenal Juara, 3 Pemain Ini Justru Terancam Tak Dapat Medali
Kombinasi fisik yang kuat dan ketajaman alami membuat Kroupi dinilai sangat cocok dengan skema permainan modern Alonso.
Kemampuan adaptasi kilat pemain asal Prancis ini langsung mengundang decak kagum pengamat sepak bola Inggris.
Beroperasi sebagai nomor 10 maupun ujung tombak, ia sukses membukukan 13 gol di musim debutnya pada kompetisi Premier League.
Catatan impresif tersebut resmi memecahkan rekor gol remaja terbakar yang sebelumnya dipegang oleh Robbie Fowler dan Robbie Keane.
Ketajaman ini sebenarnya bukan kejutan mengingat ia sempat mengemas 23 gol bagi Lorient sebelum mendarat di Vitality Stadium.
Lompatan karier yang masif ini membuat agen papan atas Moussa Sissoko langsung bergerak cepat mengamankan tanda tangannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Perbedaan Tinted Sunscreen vs Skin Tint vs BB Cream, Ini Fungsinya
-
3 Fakta Bomber Anyar Persija Alexander Jeremejeff, Eks Tandem Viktor Gyokeres
-
wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
-
Fenomena Lifestyle Inflation: Saat Pendapatan Bertambah Tapi Dompet Tetap Menjerit
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas
-
Tembus Rp103,81 Triliun, Ekonom Puji Konsistensi BRI Salurkan KUR Tepat Sasaran
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound
-
Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!
-
Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan