Suara.com - Bhayangkara FC bisa dibilang cukup serius menatap musim Liga 1 2020. Hal itu terlihat dari tranfer Bhayangkara FC yang berhasil mendapatkan sejumlah pemain berkualitas.
Empat pemain asing mereka dapatkan, yaitu Renan Silva, Ezechiel N'Douassel, Guy Herve, dan Lee Won-jae.
Untuk pemain-pemain lokal tidak kalah berkualitas. Andik Vermansah, Ruben Sanadi, Ahmad Nur Hardianto, serta Rangga Muslim berhasil didapatkan.
Dengan adanya sejumlah pemain-pemain berkualitas, lantas apa target Bhayangkara FC? Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster belum bisa menjawabnya.
Munster memilih untuk fokus dahulu melakukan persiapan, sebelum kompetisi digulirkan. Baginya, persiapan yang matang bakal mempengaruhi hasil ke depannya.
"Soal target kami masih menunggu dan melihat. Untuk kami yang paling penting adalah persiapan pramusim, lalu bagaimana tampil di liga. Soal jangka panjang kami harus mempersiapkan pemain untuk musim ini," kata Munster saat ditemui di Stadion PTIK, Jakarta, Kamis (30/1/2020).
"Tentu selalu ada target dalam sepakbola, tapi saya pikir pemain yang akan membuat kami menjadi tim yang lebih baik, itu yang paling penting. Keinginan dari pemain yang akan membuat tim ini lebih kuat," jelasnya.
Lebih lanjut, Munster menjelaskan timnya banyak mendaratkan sejumlah pemain yang memiliki kualitas. Menurutnya, ini penting agat performa Bhayangkara bisa meningkatkan.
"Pemain datang mereka harus berjuang untuk bisa bermain. Saya tidak hanya mendatangkan seorang pemain, tapi pemain itu harus dengan kualitas. Kami sudah punya pemain-pemain yang bagus, sekarang saatnya pemain dengan kualitas," ia menjelaskan.
Baca Juga: Waduh, Jerome Boateng Berkelahi dengan Leon Goretzka di Sesi Latihan
"Ada pemain kami yang pergi dan pemain dengan kualitas yang lebih baik harus datang. Itu akan membuat tim lebih kuat, bagi saya segalanya adalah untuk tim, bukan pemain secara individual, tapi tim selalu jadi hal utama," ucapnya.
Pelatih asal Irlandia itu mengungkapkan bakal tetap memperlakukan pemain sama rata. Andik Vermansah dan kawan-kawan harus menunjukkan kemampuannya agar mendapat kepercayaan.
"Pemain adalah pemain, mungkin ada yang berpikir mereka pemain bintang, ya mereka memang pemain bagus, saya tahu, tapi saya memperlakukan mereka sama dan mereka tahu itu. Bagi saya tidak masalah," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia
-
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan
-
Paul Munster Tegaskan Tetap Tangani Bhayangkara FC Musim Depan
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
-
Kemenangan Jadi Harga Mati Bali United, Kado Penutup untuk Semeton Dewata
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda