Suara.com - Asprov PSSI Jawa Timur akan menggelar Piala Gubernur Jawa Timur 2020 pada 10-20 Februari mendatang. Rencananya turnamen pra-musim tersebut diikuti oleh delapan tim.
Rinciannya, lima klub Liga 1 2020 yang berasal dari Jatim, yakni Arema FC, Madura United, Persik Kediri, Persebaya Surabaya, dan Persela Lamongan. Sementara sisanya diisi tiga klub tamu, yakni Persija Jakarta, Bhayangkara FC, dan Sabah FA dari Malaysia.
Berdasarkan hasil undian, grup A diisi Madura United, Persebaya Surabaya, Persik Kediri, dan Bhayangkara FC. Stadion Gelora Bangkalan akan menjadi venue di penyisihan grup.
Sementara Grup B dihuni Arema FC, Persela Lamongan, Persija Jakarta, dan Sabah FA. Tim Singo Edan pun ditunjuk sebagai tuan rumah, dan Stadion Kanjuruhan akan digunakan untuk menggelar pertandingan.
Tiap grup akan ada tiga pertandingan, setiap satu pertemuan akan digelar dua laga sekaligus, dengan kick off pukul 15.30 WIB dan 19.00 WIB. Untuk Grup A, laga akan dihelat pada 10, 12, dan 14 Februari, sedangkan laga Grup B digelar 11, 13, dan 15 Februari.
Dua tim teratas dengan perolehan poin terbanyak dari masing-masing grup akan lolos ke semifinal. Juara Grup A akan berhadapan dengan runner-up Grup B, sedangkan juara Grup B akan berhadapan dengan runner-up Grup A.
Babak semifinal akan digelar pada 17 Februari. Selang tiga hari kemudian, disusul partai final yang akan digelar pada 20 Februari.
Sementara itu, Piala Gubernur Jawa Timur kali ini merupakan gelaran ke-12. Sebelumnya turnamen ini sempat vakum selama lima tahun sejak 2013, dan Arema FC menjadi tim terakhir yang menyabet gelar juara.
Berikut pembagian grup Piala Gubernur Jawa Timur 2020.
Baca Juga: Kalah dari MU, Man City Tetap Lolos ke Final Piala Liga Inggris
Grup A
Madura United
Persebaya Surabaya
Persik Kediri
Bhayangkara FC
Grup B
Arema
Persela Lamongan
Persija Jakarta
Sabah FA (Malaysia)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey