Suara.com - Kiper tangguh Sheffield United pinjaman dari Manchester United, Dean Henderson, mengutarakan tekadnya untuk bisa jadi kiper nomor satu The Red Devils --julukan Man United.
Henderson tampil gemilang bersama Sheffield di Liga Inggris musim ini, sebagaimana kiper berusia 22 tahun itu jelas turut berjasa membawa klub berjuluk The Blades menempati peringkat kelima klasemen sampai pekan ke-26, hanya terpaut dua poin saja dari zona Liga Champions!
Sebagai informasi, masa peminjaman Henderson di Sheffield akan habis akhir musim ini.
Kiper Timnas Inggris U-21 bertinggi 188 cm itu akan kembali ke Man United pada musim panas mendatang, sebagaimana ia memiliki kontrak di Old Trafford hingga 2022 mendatang.
Henderson pun mengungkapkan mimpi besarnya, yang tak lain adalah mengawal gawang Man United secara reguler.
Kiper jebolan akademi Man United itu ingin menggantikan David De Gea sebagai penjaga gawang utama tim senior.
"Banyak orang yang mengatakan; Saya bermain untuk Man United tapi sama sekali belum pernah menendang bola di tim utama. Orang bilang kalau saya bukan salah satu dari mereka, memang ada benarnya" kata Dean Henderson kepada Football Focus, sebagaimana dilansir Mirror.
"Saya selalu merasa masih harus membuktikan diri dan suatu hari itu adalah tujuan saya, bermain reguler sebagai kiper utama Man United. Entah itu mulai musim depan atau kapan, kita lihat saja nanti," celoteh kiper yang baru kebobolan 22 kali dalam 26 pertandingan bersama Sheffield di musim ini tersebut.
Henderson mengakui kalau menjadi kiper utama Man United tentu tidak mudah. Karena itu, ia ingin terus bekerja keras sampai mimpinya tersebut jadi kenyataan.
Baca Juga: Legenda Chile Ivan Zamorano: Jangan Kembali ke Manchester United, Alexis!
"Sampai itu terjadi, saya harus mendapatkan dengan benar. Saya harus terus bekerja keras hari demi hari. Saat ini, fokus saya tercurah 100 persen untuk Sheffield United," tegasnya.
"Ketika hari itu tiba, itu akan menjadi lebih manis karena ini merupakan perjalanan yang sulit bagi saya Hanya orang-orang di sekitar saya yang tahu bahwa kadang-kadang itu sulit. Semoga saja, dalam waktu dekat ini akan terjadi," tukas Henderson.
Berita Terkait
-
Samai Rekor Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes Jadi Pemain Terbaik PFA 2025/2026
-
Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City
-
Berharap Seri, Hull City Justru Bikin MU Kalah dan Putus Rekor 52 Tahun
-
Gavi Bikin Manchester United Gigit Jari, Red Devils Coba Rayu Carlos Baleba
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar