Suara.com - Bek sayap Persija Jakarta Marco Motta mengaku suka dan cocok dengan gaya bermain sepak bola Indonesia. Menurut mantan pemain Juventus itu, sepak bola Indonesia tak jauh berbeda dengan negara asalnya Italia.
Memang, sepak bola Indonesia dikenal cukup keras. Tidak jarang, kontak fisik selalu terjadi antara sesama pemain.
Namun, pemain yang juga pernah berseragam AS Roma itu tidak mempermasalahkanya. Ia bakal tetap menjalaninya dengan skuat tenaga dan tetap menghormati satu sama lain.
"Saya suka (gaya main Indonesi). Karena di Italia, Eropa juga begitu, itu juga gaya saya karena memang harus bertarung di lapangan, tapi tetap saling menghormati," kata Motta.
Motta menjelaskan apapun gaya mainnya, baginya sepak bola sama saja. Yaitu satu tujuan untuk memenangkan pertandingan.
"Harus berusaha mencetak gol dan memenangkan pertandingan. Inilah sepak bola," pungkasnya.
Motta merupakan salah satu rekrutan anyar Persija di musim ini. Selain dia, ada lagi Marc Klok, Alfath Faathier, Otavio Dutra, Rafli Mursalim, Evan Dimas, dan Osvaldo Haay.
Rekrutan Persija musim ini terbilang cukup mewah. Wajar, lantaran Pasukan Ibu Kota ingin juara musim ini.
Baca Juga: Lawan Borneo FC, Marco Motta Tak Sabar Lihat Jakmania Penuhi SUGBK
Berita Terkait
-
Jadwal dan Siarang Langsung Liga 1 2020, Lima Partai Seru Tersaji
-
Prediksi Persija Jakarta Vs Borneo FC di Pekan Pertama Liga 1 2020
-
Jadwal Liga 1 Hari Ini: Persija Ditantang Borneo, Persib Menjamu Persela
-
Resmi! Persik Kediri Bisa Gunakan Stadion Brawijaya
-
Lawan Borneo FC, Marco Motta Tak Sabar Lihat Jakmania Penuhi SUGBK
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya