Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias mengaku pasrah laga kandang pekan kedua Liga 1 2020 timnya kontra Persebaya Surabaya yang sedianya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (7/3/2020) harus ditunda.
Penundaan karena imbas virus Corona ini diketahui setelah adanya edaran dari PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi.
Surat bernomor 127/LIB-KOM/III/2020 tanggal 4 Maret 2020 menindaklanjuti surat dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta tentang peningkatan kewaspadaan terhadap virus Corona, 3 Maret lalu.
"Kami sudah tahu, kita ingin main tapi memang harus ikuti peraturan dari PT LIB. Sebenarnya kita siap untuk main, tapi karena ditunda kita ikuti saja peraturannya," kata Sergio Farias saat ditemui di Lapangan PS AU, Halim Perdanakusuma, Rabu (4/3/2020).
Lebih lanjut, untuk mengisi kekosongan tim, ada beberapa program latihan yang bakal dijalani skuat Persija.
Salah satunya adalah memperbaiki kesalahan-kesalahan yang muncul ketika Persija menang melawan sang tamu, Borneo FC dengan skor 3-2 di SUGBK pada laga pekan pembuka Liga 1 2020, akhir pekan lalu.
"Kami koreksi beberapa kesalahan di dalam permainan kemarin. Kami kasih main pemain yang balik dari cedera dan tidak pernah main. Ada program latihan khusus," beber Farias.
"Kami sudah lakukan itu sekarang. Tapi, kami punya waktu tambahan lagi untuk latihan lebih baik lagi," pungkas pelatih asal Brasil tersebut.
Baca Juga: Heboh Corona, Manajemen Persija Sampai Larang Pemain Swafoto dengan Fans
Berita Terkait
-
Janji Fabio Calonego Usai Memperpanjang Masa Bakti Bersama Persija Jakarta
-
Shin Tae-yong Mulai Revolusi di Persija, Pemain Macan Kemayoran Wajib Tunduk pada Aturan Disiplin
-
Persija Resmi Perpanjang Kontrak Fabio Calonego, Tetap Jadi Andalan Shin Tae-yong
-
Kyohei Yoshino Ungkap Alasan Antusias Gabung Persija: The Jakmania Jadi Daya Tarik Besar
-
Shin Tae-yong Pimpin Latihan Perdana Persija, Fokus Bangun Fondasi Tim
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Begal Salah Pilih Korban, Wanita di Palembang Berani Melawan hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan